Logo Header Antaranews Sumbar

Dua karyawan PT Semen Padang sumbangkan plasma konvalesen ke PMI

Selasa, 9 Februari 2021 16:31 WIB
Image Print
Penyintas COVID-19 Fhajri Anandya mendonorkan plasmanya. (Antarasumbar/HO)
Saat ini, kami di PMI Kota Padang baru menerima sekitar 20 orang pendonor plasma dari penyintas COVID-19,

Padang (ANTARA) - Dua orang karyawan PT Semen Padang yang merupakan penyintas COVID-19 menyumbangkan plasma konvalesen ke PMI Padang sebagai bentuk partisipasi dalam penanggulangan COVID-19.


“Donor plasma konvalesen dari penyintas COVID-19 ini, merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam melawan wabah COVID-19, khususnya dalam program Plasma BUMN Untuk Indonesia yang baru saja diluncurkan,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri di Padang, Selasa.


Pendonor plasma konvalesen dari PT Semen Padang itu adalah Rinaldi dari Unit Workshop Inkubasi Bisnis Non Semen (IBNS) dan Fhajri Anandya dari Unit Rancang Bangun.


Ia berharap plasma yang didonorkan penyintas COVID-19 ini dapat membantu pasien yang kini dirawat di rumah sakit dan dapat menjadi amal jariah bermanfaat bagi umat manusia.


Proses donor plasma konvalesen dengan metode apheresis itu digelar serentak di 34 Unit Transfusi Darah (UTD) PMI se-Indonesia.


Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Padang dr Widyarman mengatakan penyintas COVID-19 sangat diharapkan untuk dapat mendonorkan plasma karena 90 persen dapat menyembuhkan pasien COVID-19.


Melalui program Plasma BUMN Untuk Indonesia ini, Widyarman berharap agar para penyintas, khususnya di lingkungan BUMN yang ada di Sumbar, dengan sukarela dapat mendonorkan plasmanya ke PMI Kota Padang, karena di Sumbar hanya PMI Kota Padang yang memiliki peralatan donor plasma.


"Saat ini, kami di PMI Kota Padang baru menerima sekitar 20 orang pendonor plasma dari penyintas COVID-19. Dua diantaranya, berasal dari karyawan PT Semen Padang. Kami berharap dengan adanya program Plasma BUMN Untuk Indonesia ini, penyintas COVID-19 yang berasal dari perusahaan BUMN dapat mendonorkan plasmanya ke PMI Kota Padang," ujarnya.


Terpisah Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam tayangan daring melalui aplikasi zoom menyampaikan di Indonesia, ada sekitar 200 lebih UTD.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 UTD di Indonesia mempunyai kemampuan untuk menerima donor plasma.


"Donor plasma ini sumbangan amal yang luar biasa. Donor plasma ini ada dua tujuan. Pertama, dapat menurunkan jumlah korban terpapar COVID-19. Kedua, dapat untuk menurunkan orang yang tertular COVID-19," katanya.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026