Logo Header Antaranews Sumbar

Disnakeswan Pessel minta peternak jaga populasi sapi

Jumat, 5 Februari 2021 12:10 WIB
Image Print
Sekumpulan sapi lokal Pesisir Selatan sedang memakan rumput (Antara/ist)

Painan (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pesisir Selatan (Pessel) minta peternak untuk menjaga populasi sapi lokal pesisir sebagai upaya agar populasi atau keberadaan sapi lokal pesisir tetap lestari dan tidak punah di kemudian hari.

Hal itu ditegaskan Kepala Disnakeswan Pessel Efrianto di Painan, Kamis (4/2). Di tengah ketatnya persaingan perdagangan sapi pedaging impor merupakan sebuah tanggung jawab yang harus tetap diperjuangkan oleh masyarakat peternak di Pessel.

Dijelaskannya, sapi lokal pesisir yang berada di Pessel tercatat sebagai salah satu dari lima jenis sapi asli lndonesia.

"Sapi lokal ini memiliki kekhasan dan keunggulan, maka harus tetap dijaga kelestariannya. Sebab melalui keunggulan itu, sapi lokal pesisir yang berasal dari Pessel banyak diminati oleh masyarakat untuk dikonsumsi," katanya.

Ia mengatakan saat ini Pesel telah tercatat sebagai salah satu daerah pemasok daging sapi terbesar di Sumatera Barat.

"Sebagai daerah pemasok juga memiliki ciri khas tersendiri terutama pada jenis sapinya, sehinga keberadaan sapi lokal yang ada di Pesisir Selatan yang juga tercatat sebagai salah satu dari lima jenis sapi asli lndonesia, tidak boleh punah," terangnya.

Dalam menjaga populasi tersebut upaya yang dilakukan tidak saja melalui sistem Inseminasi Buatan (IB) sperma pejantan berkualitas, tapi juga melalui pengembangan kawasan khusus plasmanuthfa sapi pesisir.

"Melalui upaya itu, populasi sapi asli pesisir masih bisa bertahan sebesar 65 persen dari 86.000 ekor total jumlah sapi yang ada di Pessel saat ini," ujarnya.

Untuk meningkatkan nilai tawar, serta juga jaminan harga sapi pedaging sesuai pasaran, di daerah itu sekarang telah didirikan satu unit pasar ternak di Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang.

"Kami berharap keberadaan pasar ternak ini benar-benar menjadi jaminan bagi masyarakat peternak di daerah untuk menjual ternaknya agar sesuai dengan harga pasar," ujanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026