Logo Header Antaranews Sumbar

KPAI Ajak Sikapi Hasil UN Secara Positif

Kamis, 23 Mei 2013 06:16 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengajak siswa sekolah menengah atas dan yang sederajad menyikapi hasil ujian nasional (UN) yang akan diumumkan pada Jumat, 24 Mei 2013 secara positif. "Bagi yang lulus harus bersyukur dan mempersiapkan kelanjutan jenjang pendidikan tinggi dengan memilih lembaga yang sesuai minat bakatnya. Bagi yang tidak lulus, jangan larut dalam kesedihan," kata Ketua Divisi Sosialisasi KPAI Asrorun Niam Sholeh di Jakarta, Rabu. KPAI mengimbau agar para siswa tidak melakukan aksi corat-coret baju, pesta pora, arak-arakan, vandalisme, dan berbagai tindakan tidak terpuji lainnya dalam mengekspresikan kelulusan UN. "Sekolah harus mencegah langkah tidak terpuji tersebut dengan langkah promotif," kata Niam. Menurutnya, pihak sekolah bisa menyiapkan acara yang positif, seperti syukuran, bakti sosial, sumbangan buku dan pakaian layak pakai untuk anak-anak yang membutuhkan, serta langkah preventif mencegah aksi corat-coret dan tindakan destruktif lainnya. KPAI meminta aparat pemerintah dari dinas pendidikan, dinas sosial, dan dinas ketenteraman dan ketertiban, serta penegak hukum mengantisipasi untuk mencegah terjadinya tindakan destruktif sebagai ekspresi kelulusan siswa. KPAI juga meminta media massa turut menciptakan suasana kondusif dengan tidak memberikan porsi pemberitaan terhadap tindakan aksi corat-coret, arak-arakan, vandalisme, dan tindakan destruktif lain sebagai ekspresi kelulusan UN. "Agar tidak ditiru oleh yang sebaya, serta oleh anak-anak SMP dan SD nantinya," kata Niam. Sebaliknya, kata Niam, media massa perlu menyiarkan ragam kegiatan positif sebagai ekspresi kelulusan UN sebagai cermin pemihakan dan tanggung jawab pada perlindungan anak. "Ini sebagai wujud tanggung jawab moral dalam mewujudkan perlindungan anak secara substantif," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026