Kiprah Internasional Mahyeldi

id berita padang, berita sumbar, mahyeldi, pilgub sumbar

Kiprah Internasional Mahyeldi

Pertemuan ulama sedunia (Antara/Istimewa)

Padang (ANTARA) - Senin 26 Agustus 2019 Wali Kota Padang Mahyeldi tampil rapi memakai jas dan bersiap menuju podium untuk berbicara di hadapan para wali kota di ASEAN.

Ia tampil menjadi pembicara pada 5th Asean Mayors Forum yang mengangkat tema Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth di United Nations Conference Centre (UNCC) Bangkok, Thailand.

Dibuka secara resmi Minister of Interior (Menteri Dalam Negeri), The Kingdom of Thailand. H.E. General Anupong Paochinda Mahyeldi menyampaikan program Pariwisata dan Mitigasi Bencana di Kota Padang.

Beberapa poin diantaranya pengembangan objek wisata berbasis mitigasi bencana, karena Kota Padang merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia dan juga merupakan daerah rawan bencana.

Ia menekankan perlu pemahaman mitigasi bencana bagi pelaku wisata, pengelola pariwisata dan warga Kota Padang secara keseluruhan.

Tak hanya itu Kota Padang juga sedang menyiapkan teknologi informasi kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Dan teknologi informasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak, baik wisatawan, pengelola pariwisata, hotel dan warga Kota Padang sendiri.

ASEAN Mayors Forum (AMF) atau Forum Wali Kota ASEAN dibentuk tahun 2011 ketika Wali Kota Visioner di Asia Tenggara bertemu untuk pertama kalinya di Surabaya, Indonesia, untuk menunjukkan pentingnya kontribusi lokal terhadap integrasi regional ASEAN.

Forum ini telah menjadi terkenal sejak 2015, dengan digelarnya pertemuan AMF secara berturut-turut untuk membahas pembangunan komunitas ASEAN dan bagaimana Wali Kota berperan membantu percepatan kemajuan dan manfaatnya bagi warga negara.

Menjadi pembicara di hadapan Forum Wali Kota ASEAN bukan satu-satunya kiprah Mahyeldi sebagai Wali Kota.

Pada Juli 2017 Padang terpilih sebagai tuan rumah Pertemuan Dai dan Ulama Internasional yang digelar 11 hingga 20 Juli 2017.

Hadir ke Padang ketika itu Imam besar Masjidil Haram Syeikh Hasan Al Bukhari, Dubes Arab Saudi, Mantan Presiden Sudan dan gubernur dari tiga provinsi.

Kegiatan tersebut diikuti lebih 500 ulama dan dai, yang sekitar 400 orang berasal dari Indonesia dan ratusan lainnya dari tiga benua Asia, Eropa dan Afrika.

Tak hanya itu pada 2016 Padang juga dipilih oleh Kementerian Luar Negeri dan anggota perkumpulan negara berada di sekitar Samudra Hindia (IORA) sebagai tuan rumah pertemuan organisasi tersebut.

Kepercayaan IORA ini membuktikan adanya potensi yang dimiliki Padang dalam pengembangan bidang kemaritiman di dunia.

Pada tahun sebelumnya 22-23 Oktober 2015 Padang juga menjadi pusat kegiatan pertemuan 21 negara anggora IORA dan atas keberhasilan pelaksanaan Mahyeldi diundang khusus pada acara puncak IORA Leaders Sumit 2017 sebagai Ketua Indian Ocean Local Govertment Fourm

Selain itu kepercayaan ini juga membuktikan potensi sumber daya manusia yang ada di Padang untuk ikut menyukseskan kerja sama negara di sekitar Samudra Hindia tersebut.

Tak hanya itu pada Agustus 2018 Pemerintah Kota Padang juga meningkatkan kerja sama khususnya dalam bidang ekonomi dengan Provinsi Ba Ria Vung Tau, Vietnam sebagai tindak lanjut kesepakatan kota kembar (sister city) .

Berdasarkan hasil pembicaraan dengan Wakil Komite Rakyat atau Wakil Gubernur Ba Ria Vung Tau, Mr. Le Tuan Quoc salah satu kerja sama yang disepakati adalah membuat pojok promosi daerah.

Padang mendapatkan pojok promosi di Ba Ria Vung Tau, dan sebaliknya Ba Ria Vung Tau disediakan pojok promosi di Pasar Raya Padang.

Dari sejumlah kiprah Mahyeldi di tingkat internasional tersebut terlihat bagaimana keseriusannya memajukan daerah dengan melakukan berbagai upaya dan lobi tidak hanya tingkat lokal namun hingga ke luar negeri. (adv)

Penulis adalah Jubir Mahyeldi-Audy Joinaldy

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar