
Wabup Pasaman: TdS Ajang Promosi Equator Bonjol

Lubuk Sikaping, (ANTARA) - Wakil Bupati Pasaman Daniel, menyebutkan Tour de Singkarak (TdS) yang akan digelar pada awal Juni 2013 di Sumatera Barat menjadi ajang yang tepat untuk promosi objek wisata kawasan khatulistiwa (equator) di Bonjol."Belum banyak masyarakat yang tahu, terutama dari mancanegara tentang fenomena alam kulminasi matahari yang diperingati di Kabupaten Pasaman setiap tahun," ujarnya di Lubuk Sikaping, Minggu (19/5).Wabup mengatakan, berdasarkan tujuan utamanya, TdS merupakan salah satu iven yang memadukan promosi pariwisata dan olahraga prestasi. "TdS meningkatkan daya tarik daerah Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia," ujarnya.Bahkan, keterangan panitia pelaksana, penyelenggaraan kejuaraan balap sepeda yang telah menjadi kalender tetap balap sepeda dunia itu akan diikuti sebanyak 220 pebalap dari 18 negara.Dengan begitu, kata wabup, masuknya Pasaman sebagai tuan rumah pada TdS tahun ini akan menjadikan prosmosi equator lebih dikenal, apalagi di lokasi tersebut merupakan tempat finish etape I dengan star dari Kota Bukittinggi.Dia menjelaskan, kulminasi matahari adalah peristiwa alam yang hanya terjadi dan dapat dilihat di daerah tertentu. Untuk Indonesia, fenomena itu biasanya hanya dapat disaksikan di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumbar dan Pontianak Provinsi Pasaman biasanya memperingati titik kulminasi dua kali dalam setahun, yakni pada Maret dan September, sesuai dengan kejadian tersebut.Saat kulminasi, bayangan benda yang ditancapkan tegak lurus tidak akan kelihatan karena matahari berada persis lurus dan sejajar di atas kepala.Saat ini, imbuhnya, di kawasan equator juga sudah dibangun museum Tuanku Imam Bonjol untuk menyimpan berbagai benda bersejarah, terutama yang menyangkut perjuangan pahlawan nasional dari Sumbar tersebut saat melawan pemerintah kolonial Belanda."Sebenarnya ini potensi wisata luar biasa yang patut dikembangkan dan dipublikasikan kepada masyarakat yang selama ini belum mengetahuinya. Kita berharap nanti ada efek positifnya," ujarnya.Terkait berbagai persiapan menjelang pelaksaan TdS di Pasaman, pemkab setempat terus melakukan pembenahan terutama dari segi fasilitas pendukung seperti toilet dan jalan agar pelaksanaan perhelatan tersebut berjalan baik."Kita telah melakukan beberapa kali rapat persiapan dan juga meminta instansi terkait untuk berbenah mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut keperluan menjelang kegiatan dilaksanakan," imbuhnya. Disamping itu, Pasaman juga sudah mulai memasang baliho dan menyosialisasikannya kepada masyarakat.Bahkan, Pasaman juga sudah melakukan promosi (launching) TdS di Silang Monas, Jakarta dengan penampilan kesenian yang mengundang decak kagum penonton, ujarnya. (**/zik/wij)
Pewarta: Antara TV
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
