Logo Header Antaranews Sumbar

Parlemen Korsel Minta Indonesia Berperan Pulihkan Krisis

Jumat, 17 Mei 2013 07:23 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Parlemen Korea Selatan meminta Indonesia menyampaikan pesan perdamaian kepada Korea Utara untuk segera menghentikan provokasi nuklir dan mengajak negara pimpinan Kim Jong-un itu menuntaskan krisis di Semenanjung Korea. Wakil Ketua Parlemen Korsel Park Byeong Seug, setelah seminar peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan di Jakarta pada Kamis, meminta Indonesia berkomunikasi dengan Korut dan menyampaikan pesan untuk menghentikan program nuklir dan taat pada peraturan internasional. "Korea utara harus mengikuti aturan non-nuklir dan harus mengikuti aturan internasional. Jika kedua syarat itu dipenuhi, krisis di semenanjung dapat berakhir," katanya. Byeong Seug percaya Indonesia dapat melakukan itu sebagai negara kekuatan menengah di dunia. Selain itu, katanya, Indonesia juga diharapkan menggalang suara dari Asia Tenggara untuk ikut mewujudkan perdamaian di Semenanjung Korea. Ia menghargai pembahasan krisis Semenanjung Korea pada temu puncak ASEAN beberapa pekan lalu dan mengharapkan iuran lain untuk mengakhiri konflik itu. Dalam perhimpunan bangsa Asia Tenggara itu terdapat Forum Regional ASEAN (ARF), yang melibatkan Korsel dan Korut. ARF diharapkan memberikan kemajuan untuk perdamaian kedua Korea tersebut. "Namun, yang diharapkan Korut adalah mereka bisa langsung berkomunikasi dengan Amerika Serikat," katanya. Ketegangan semenanjung Korea terus meningkat setelah uji nuklir ketiga Korea Utara pada Februari 2013, yang memicu hukuman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa kepada negara itu. Ketegangan juga semakin memanas ketika Amerika Serikat dan Korsel menggelar pelatihan tentara bersama, yang ditanggapi Korut sebagai ancaman perang. Korut juga menolak perundingan dengan Korsel terkait masalah penutupan kawasan industri bersama Kaesong dan beberapa kali mengecam keras keterlibatan Amerika Serikat dalam kegiatan tentara Korea Selatan. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026