Logo Header Antaranews Sumbar

Sekda Payakumbuh: perjalanan dinas ke luar provinsi hanya untuk yang penting saja

Rabu, 2 September 2020 13:57 WIB
Image Print
Sekda Payakumbuh Rida Ananda. (Antarasumbar/Akmal Saputra)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat memastikan perjalanan dinas ke luar provinsi hanya dilaksanakan untuk hal yang memang sangat penting dan tidak bisa digantikan dengan konferensi video.

"Semenjak perjalan dinas ke luar provinsi dibolehkan, memang Wali Kota telah memerintahkan bahwa pelaksanaannya hanya untuk yang sangat penting," kata Sekretaris Daerah Pemkot Payakumbuh Rida Ananda di Payakumbuh, Rabu.

Ia menambahkan selama masih dapat digantikan dan dilaksanakan dengan konferensi video, perjalan dinas semaksimal mungkin ditiadakan.

"Contohnya rapat dengan Menteri dan lainnya, kalau memang dapat dilaksanakan dengan zoom meeting, kenapa harus melakukan perjalanan dinas," ujarnya.

Terkait perjalanan dinas Wali Kota dan beberapa perangkat daerah Payakumbuh beberapa waktu lalu ke Jakarta, Rida menyebutkan bahwa hal tersebut memang tidak dapat dilaksanakan dengan konferensi video.

"Bapak Wali Kota Riza Falepi memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk melakukan presentasi di depan Pimpinan KPK dan pihak lainnya terkait praktik baik (PB) dalam pelayanan ekselen di bidang penataan ruang dengan membangun berbagai aplikasi dan menyediakan peta digital," kata dia.

Ia mengatakan Wali Kota dan pimpinan perangkat daerah yang balik dari Jakarta juga telah melakukan tes usap sebelum melakukan aktifitasnya di Kota Payakumbuh.

"Kami tetap melakukan tes usap dan menjalani isolasi sementara waktu seusai pulang dari Jakarta. Hal ini agar kami tenang dan percaya bahwa tidak akan menyebarkan virus ke warga saat beraktifitas," ujarnya.

Tidak hanya dalam perjalanan dinas, Rida juga memastikan seluruh aktifitas kedinasan terlebih dalam melayani warga harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Ini terus kami ingatkan dan tekankan kepada seluruh ASN, baik pejabat ataupun tidak. Terus taati protokol kesehatan di aktifitas dinas, sebab ASN akan menjadi contoh bagi masyarakat," kata dia.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026