Logo Header Antaranews Sumbar

UNP kembangkan pemetaan banjir berbasis drone di Nagari Panti Selatan

Kamis, 1 Oktober 2026 08:42 WIB
Image Print
Tim pengabdian Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, mengembangkan sistem pemetaan dan pendataan banjir berbasis drone dan WebGIS di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. (ANTARA/ist)

Pasaman (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) melalui tim pengabdian Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, mengembangkan sistem pemetaan dan pendataan banjir berbasis drone dan WebGIS di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.

Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) 2026 bertajuk Geo Impact ini bertujuan membantu pemerintah nagari memperoleh data banjir secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi untuk mendukung penanganan bencana.

Nagari Panti Selatan merupakan wilayah rawan banjir. Pada kejadian banjir tahun 2025, tercatat 200 jiwa terdampak dan 80 rumah mengalami genangan. Banjir juga berdampak pada fasilitas umum dan menyebabkan akses jalan Panti Selatan terputus.

Melalui program ini, tim UNP memanfaatkan drone untuk memetakan kondisi wilayah dari udara, kemudian melengkapinya dengan survei lapangan. Data tersebut dikembangkan dalam WebGIS agar pemerintah nagari dapat melihat sebaran rumah terdampak, kondisi akses jalan, dan informasi lain yang diperlukan dalam penanganan banjir.

Wali Nagari Panti Selatan, Didi Al Amin, menyambut baik pelaksanaan program ini. “Kami berharap program Geo Impact dapat membantu pemerintah nagari memperoleh data warga dan wilayah terdampak banjir secara lebih cepat dan akurat. Dengan data yang jelas, pendataan kebutuhan masyarakat dan penentuan prioritas penanganan diharapkan dapat dilakukan dengan lebih baik," katanya.

Ketua tim pengabdian, Dra. Endah Purwaningsih, M.Sc., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan perangkat nagari dalam mengelola data kebencanaan.

Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, antara lain penyediaan data dasar nagari, pelatihan perangkat nagari, pengambilan citra udara menggunakan drone, pelatihan survei lapangan, dan pengembangan WebGIS.

Selanjutnya, tim akan menyempurnakan sistem, melakukan verifikasi data lapangan, menyusun prosedur pendataan, serta membentuk Relawan Data Siaga di tingkat jorong. Relawan ini diharapkan dapat membantu proses pendataan dan verifikasi ketika banjir terjadi.

Melalui Geo Impact, UNP bersama Pemerintah Nagari Panti Selatan berupaya memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan dukungan data yang lebih akurat dan mudah digunakan untuk menentukan prioritas penanganan.*

Tim pengabdian Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, mengembangkan sistem pemetaan dan pendataan banjir berbasis drone dan WebGIS di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman. (ANTARA/ist)



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026