Logo Header Antaranews Sumbar

Hollande Desak Lanjutkan Pembicaraan Perdamaian Timur Tengah

Kamis, 1 November 2012 10:34 WIB
Image Print

Paris, (ANTARA/Xinhua-OANA) - Presiden Prancis Francois Hollande, Rabu (31/10), mendesak Israel dan Palestina agar melanjutkan perundingan perdamaian, tanpa syarat, guna mengatasi konflik lama di Timur Tengah tersebut. "Prancis berharap Israel dan Palestina akan melanjutkan, tanpa persyaratan, perundingan dengan sasaran yang sama yang kita car selama bertahun-tahun, yaitu pembentukan dua negara," kata Hollande. "Kami menyadari takkan ada perdamaian tanpa perundingan. Pembicaraan antara kedua pihak harus dimulai sesegera mungkin," ia menambahkan, setelah menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Istana Elysee untuk acara makan siang kerja. Dalam taklimat bersama dengan Netanyahu, Presiden Prancis tersebut menyatakan kedua pihak brebeda pendapat mengenai masalah permukiman Yahudi "yang kami harap bisa melihatnya dihentikan", katanya. Selama kunjungan pertama dua-harinya ke Prancis sejak kubu Sosialis memangku jabatan pada Mei, Netanyahu mengatakan ia "siap berunding tanpa persyaratan", demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis. "Jika Francois Hollande mengundang saya ke Istana Elysee bersama Presiden Palestina Mahmoud Abbas, saya akan datang," kata Netanyahu. Dalam pembahasan mengenai program nuklir Iran, kedua pemimpin itu mendesak segera dihentikannya program pengayaan uranium oleh Teheran. "Ini adalah ancaman yang tak bisa diterima baik oleh Prancis. Kami ingin menghadapi tindakan nyata dan bukti bahwa penelitian itu telah ditinggalkan," kata Hollande. "Kami telah memberi suara untuk beberapa sanksi terhadap Iran, dan kami siap memberi suara buat resolusi lain, jika diperlukan," ia memperingatkan. Hollande dan Netanyahu dijadwalkan mengunjungi Kota Toulouse, Prancis selatan, pada Kamis, untuk menghadiri upacara mengenang tujuh korban --termasuk tiga anak Yahudi-- yang telah oleh serangan seorang pria bersenjata yang diilhami Al Qaida pada Maret. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026