
Begini protokol kesehatan penyembelihan hewan kurban di Padang, daging diantar ke rumah

Selain itu daging kurban diantar ke rumah warga sehingga tidak ada penumpukan orang,
Padang (ANTARA) -
"Mengantisipasi penyebaran COVID-19 Pemkot Padang sudah membuat aturan soal pemotongan hewan kurban yang aman dari sisi kesehatan dan melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan mushala," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat di Padang, Senin.
Menurut dia dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban peserta yang akan menyaksikan harus dalam kondisi sehat dan mencuci tangan dengan sabun.
Kemudian menggunakan masker dan menghindari kontak fisik, menjaga jarak, mengatur waktu penyembelihan dan memberi tanda batas antrean.
Selanjutnya semua orang yang terlibat dalam penyembelihan setiba di rumah segera mandi dan berganti pakaian.
Ia juga mengingatkan selain panitia dan peserta, warga lain tidak diperkenankan menyaksikan penyembelihan mengantisipasi kerumunan orang.
"Selain itu daging kurban diantar ke rumah warga sehingga tidak ada penumpukan orang," ujarnya.
Sementara bagi pedagang hewan kurban Pemkot Padang juga telah menerbitkan edaran tentang protokol kesehatan yang harus dipenuhi.
Pertama pedagang hanya menjual hewan yang memenuhi syarat untuk dikurbankan, dan dapat dilakukan secara daring atau kandang penampung.
Jika dilakukan di kandang penampung maka tempat harus memenuhi persyaratan teknis, pedagang harus sehat, menyediakan tempat cuci tangan, memakai masker dan sedapat mungkin transaksi nontunai.
Syahrial menambahkan untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat dan bebas penyakit pihaknya menurunkan tim pengawas sepekan jelang pelaksanaan Idul Adha.
Ia memastikan kebutuhan hewan kurban di Padang mencukupi dan saat ini terdapat 21 ribu ekor sapi dan kambing sementara untuk kebutuhan berkaca dari tahun lalu hanya 13 ribu ekor.
Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
