Logo Header Antaranews Sumbar

Panwaslu Berharap Parpol Beri Contoh Berpolitik Bersih

Senin, 6 Mei 2013 06:22 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Panitia Pengawas Pemilu Kota Bukittinggi berharap Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 supaya memberikan contoh berpolitik yang bersih kepada masyarakat. "Supaya terciptanya pemilihan umum yang dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia itu terselenggara dengan jujur dan adil," kata Ketua Panwaslu Kota Bukittinggi Ruzi Hariyadi di Bukittinggi, Minggu. Ia mengharapkan agar para calon anggota DPRD yang maju pada Pemilu Legislatif 2014 tidak melakukan politik hitam karena dapat merusak penyelenggaraan pemilu yang bersih. Menurut dia, pihaknya telah menyurati pengurus Parpol agar tak memasang atribut partai di jalan protokol guna mencegah terjadinya pelanggaran pada Pemilu 2014. "Sejauh ini memang belum ada atribut partai peserta pemilu yang dipasang di jalan protokol. Sebelum ada yang terpasang, kami ingatkan dulu," kata dia. Sebagai petugas yang mengawasi jalannya pemilu agar terlaksana dengan jujur dan adil, menurut dia, pihaknya berupaya memberantas perbuatan yang akan mencederai jalannya Pemilu. Salah satu langkah yang telah dilakukan itu, kata dia, dengan melakukan pengawasan pendaftaran calon sementara (DCS) pencalonan anggota DPRD oleh parpol ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Dari pengawasan yang telah dilakukan itu belum ada pelanggaran terjadi. Sekarang dalam tahap verifikasi berkas DCS oleh KPU, Panwaslu juga akan mengawasinya," kata dia. Panwslu akan menjali kerja sama dengan KPU di setiap kegiatan apa saja yang digelar supaya pengawasan dapat berjalan dengan baik, katanya. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi, Edi Haskar, mengatakan, telah menerima 281 berkas bakal calong legislatif pada Pemilu 2014. "Sebanyak 281 berkas tersebut berasal dari 12 Parpol. Saat ini kami sedang memverifikasinya," kata dia. Pada Pemilu 2014 jumlah kursi yang akan diperebutkan untuk anggota DPRD Kota Bukittinggi sebanyak 25 kursi. Menurut Edi Haskar Parpol yang menyerahkan berkas bacaleg yakni Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golongan Karya. Kemudian, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026