Logo Header Antaranews Sumbar

Di era normal baru, harga cabai merah di Pasar Raya Padang masih murah hanya Rp16.000/kg

Selasa, 23 Juni 2020 18:09 WIB
Image Print
Pedagang cabai merah. (antarasumbar/Istimewa)
Namun tomat mulai naik menjadi Rp12.000 dari sebelumnya Rp10.000 per kilogram,

Padang (ANTARA) - Di era normal baru, harga cabai merah di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat masih turun sampai saat ini hanya Rp16.000 per kilogram (/kg) jika dibandingkan dengan harga sebelumnya Rp18.000.

"Selain cabai merah, beberapa komoditas lainnya berupa cabai hijau juga turun Rp13.000 per kilogram dari Rp16.000, bawang putih menjadi Rp20.000 per kilogram dari Rp28.000," kata seorang pedagang cabai giling di Pasar Raya Padang, Silma (40) di Padang, Selasa.

Ia menyebutkan harga cabai rawit juga mengalami penurunan dari Rp23.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Cabai rawit merah dari Rp30.000 menjadi Rp25.000 per kilogramnya.

Kemudian bawang merah juga turun menjadi Rp30.000 dari sebelumnya Rp50.000 per kilogram.

"Namun tomat mulai naik menjadi Rp12.000 dari sebelumnya Rp10.000 per kilogram," ujar dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan rendahnya daya beli masyarakat membuat stok dagangannya yang tidak terjual menjadi menumpuk. Sehingga banyak barang dagangannya yang terbuang.

Menurut dia penurunan daya beli masyarakat tersebut disebabkan karena pandemi COVID-19.

"Sejak Pasar Raya Padang dikabarkan sebagai klaster terbesar penyebaran COVID-19, masyarakat mulai takut berbelanja untuk membeli kebutuhan dapur, dan memilih berbelanja di warung-warung dekat rumah saja," jelas dia.

Seorang pedagang sembako Marni (40) menerangkan beberapa komoditas lainnya juga mengalami penurunan harga berupa kacang tanah Rp27.000 per kilogram dari sebelumnya Rp28.000. Kemudian gula aren Rp24.000 per kilogram dari sebelumnya Rp25.000.

Lebih lanjut, ia menyebutkan harga sembako lainnya berupa minyak curah masih stabil Rp10 ribu per kilogram, minyak sari murni berat 1 liter Rp11 ribu, garam Rp2 ribu per bungkus dan beberapa sembako lainnya.

"Bahkan harga gula pasir sudah mulai turun menjadi Rp14.000 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp20.000," tambah dia.

Kendati banyak yang mengalami penurunan harga. Namun menurut dia daya beli masyarakat masih menurun karena tingkat kunjungan Pasar Raya Padang masih sepi.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Kota Padang, Irfandi mengatakan penurunan harga cabai merah tersebut disebabkan karena jumlah ketersediaan cabai yang meningkat. Namun jumlah pembeli terbatas.

"Karena sejak PSBB akibat pandemi COVID-19 banyak restoran, hotel, dan rumah makan yang tutup, sehingga menyebabkan daya beli terhadap kebutuhan pokok juga menurun," ujar dia.

Ia berharap setelah diterapkannya masa kenormalan baru di Padang harga sejumlah komoditas tersebut kembali stabil.

Selain itu, kendati telah memasuki masa kenormalan baru iya tetap mengimbau para pedagang dan pembeli yang berkunjung ke Pasar Raya Padang agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

"Hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya penularan COVID-19 terhadap para pedagang dan pembeli," kata dia. (*)




Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026