Logo Header Antaranews Sumbar

Wagub Sumbar : protokol kesehatan lebih mudah diterapkan di masjid

Rabu, 10 Juni 2020 23:19 WIB
Image Print
Wagub Nasrul Abit diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk Masjid Jabar Nur, Padang Aro, Solok Selatan. (Ist)

Padang Aro (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan penerapan protokol kesehatan Covid-19 lebih mudah diterapkan di masjid karena tinggal melengkapi aturan yang sudah ada.

"Untuk masjid sendiri sudah ada aturannya. Hanya tinggal menyesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19. Masyarakat dalam melaksanakan shalat tidak memakan waktu lama," kata Nasrul Abit, Rabu.

Hal ini disampaikan Wagub saat melakukan peninjauan di masjid Jabar Nur, Padang Aro, Solok Selatan, setelah meninjau korban longsor di Kecamatan Hilir Gumanti, Kabupaten Solok.

Sejak diterapkannya penetapan tatanan normal baru yang produktif dan aman Covid-19 di Sumatera Barat.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar telah berakhir pada 7 Juni 2020, sekarang Sumbar ada 17 daerah kabupaten dan kota yang masuk dalam penerapan tatanan normal baru. Kecuali Kota Padang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Wagub mengatakan aturan untuk di masjid seperti melakukan jarak setiap shaf makmumnya. Di Masjid Jabar Nur telah diberi penanda dengan jarak satu meter antar jemaah. Hal itu dilakukan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan normal baru.

"Saya senang di Masjid Jabal Nur ini menjaga kebersihan dengan menggunakan disinfeksi secara berkala, menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer di pintu masuk dan keluar, pengecekan suhu dan memasang imbauan protokol kesehatan," ungkap Nasrul Abit.

Masjid Jabal Nur secara umum telah mematuhi aturan protokol Covid-19. Nasrul Abit pun mengecek salah satu penanda jarak di tempat shalat laki-laki.

"Biasanya kalau berjamaah, shaf harus rapat dan siku kita bersetuhan dengan orang lain. Namun untuk menjaga agar tidak tertular virus corona, maka ada jarak hingga satu meter," kata dia.

Selain itu, Wagub mengatakan, pemerintah optimistis protokol kesehatan lebih mudah diterapkan di masjid dibanding di tempat lain seperti mall dan pasar.

Nantinya, kata Nasrul Abit semua jemaah tetap melakukan ibadah di masjid sesuai protokol Covid-19. Seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, salat jumat sebentar, kutbah singkat, salat sunah di rumah, sajadah bawa sendiri, wudhu di rumah, dan sebagainya.

Wagub Nasrul Abit sebelum masuk Masjid Jabar Nur, Padang Aro, Solok Selatan. (Ist)



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026