
Realisasi PAD Kota Padang masih rendah, ini tanggapan legislator

Tentu ini sangat jauh dari yang kita harapkan,
Padang (ANTARA) - Anggota Dewan DPRD Padang menilai realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang masih belum mencapai target.
Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani di Padang, Rabu, mangaku kecewa atas realisasi PAD Kota Padang yang tidak mencapai target yaitu hanya Rp546,11 miliar atau sekitar 67,57 persen dari yang ditargetkan Rp808,27 miliar.
"Tentu ini sangat jauh dari yang kita harapkan," kata dia.
Ia menyampaikan hal itu saat rapat Banggar bersama OPD terkait di DPRD Kota Padang.
Ia menyarankan untuk meningkatkan kembali PAD tersebut, maka harus ada pengkajian yang mendalam untuk melakukan suatu tindakan. Kemudian adanya peningkatan kerja sama antar OPD terkait.
"Salah satu upaya untuk meningkatkan PAD ialah merangkul para UMKM binaan yang ada di Padang dan memberikan ruang terhadap mereka yang telah memiliki usaha," jelas dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan selama ini terlihat belum adanya diberikan ruang pada UMKM untuk memasarkan produknya di pasaran.
"Sementara biaya pembinaan untuk UMKM cukup besar," ujar dia.
Menanggapi hal itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Padang Endrizal mengatakan pembahasan Banggar yang diadakan DPRD Padang tentu baik untuk perbaikan ke depannya.
"Sehingga beberapa saran yang telah disampaikan para anggota dewan tentu betul-betul direalisasikan untuk ke depannya," ujar dia.
Berupa sara diantaranya target tidak sesuai dengan potensi dan potensi yang ada ke depannya harus lebih ditingkatkan, kata dia.
Ia mendorong ke depannya agar kinerja para SKPD yang ada bisa lebih baik lagi ke depannya. (*)
Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
