
Bappeda: Pertumbuhan PAD Padang 13,52 Persen

Padang, (Antara) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang menyatakan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan dengan rata-rata mencapai 13,52 persen. Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar di Padang, Selasa, mengatakan sejak 2008 pertumbuhan PAD tersebut terlihat berdasarkan capaian atau relaisasi setiap tahunnya dari target yang telah dibuat. "Meski terjadi penurunan capaian target pada tahun 2009, dikarenakan bencana alam gempa mengguncang kota ini, namun secara keseluruhan secara rata-rata hingga 2012 capain terget tersebut mencapai 13, 52 persen," kata Hervan. Dia menambahkan hal ini menunjukkan dari segi pendapatan tersebut Kota Padang cukup baik sisi perekonomiannya. Berdasarkan data yang ada di Bappeda Kota Padang 2008 dari target yang diembankan pada Pemkot Padang sebesar Rp128.469.134.954, capain yang diperoleh semua SKPD yang ada hanya Rp117.728.886.788. Kemudian pada tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya pertumbuhan PAD didaerah itu tercatat mengalami penurunan 3,80 persen, karena dari target Rp133.164.566.383 realisasi hanya Rp113.254.710/509. Hal ini, menurut Pemkot Padang, didasari bencana alam yang terjadi pada menjelang akhir tahun 2009, yang menyebabkan perekonomian didaerah itu menjadi terganggu. Namun pada tahun 2010 pertumbuhan ekonomi ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut kembali terlihat dengan pertumbuhan 3,03 persen dimana dari target Rp120.926.262.741 realisasi mencapai Rp116.691.283.837. Sedangkan pada 2011, capaian pertumbuhan PAD mencapai 28,44 persen, dimana dari target Rp164.935.233.893 realisasi mencapai Rp149.874.800.462. Sementara pada 2012 pertumbuhan PAD telah Padang mencapai 26,41 persen dengan target Rp187.626.806.661 dan realisasi Rp189.450.840.075. "Berdasarkan angka-angka tersebut maka secara rata-rata keseluruhan pertumbuhan PAD daerah ini menjadi 13,52 persen, dan pada tahun 2013 ini kita yakin angka tersebut akan terus dapat ditingkatkan," ujarnya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
