
Capaian Imunisasi Campak Di Padang 52,8 Persen

Padang, (Antara Sumbar) - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Feri Mulyani menyampaikan capaian crash program imunisasi campak hingga Jumat (12/8) mencapai 52,8 persen.
"Sejak Senin (1/8) hingga Jumat (12/8), sudah 36.435 balita yang diimuniasi. Total tersebut dari target 69.000 anak usia sembilan hingga 59 bulan," kata dia di Padang, Minggu.
Ia merinci pada hari pertama dilakukan imunisasi pada 2.332 anak, pada hari kedua sebanyak 2.929 anak, hari ketiga yakni 3.265 anak, hari keempat 3.119 anak, hari kelima sebanyak 1.019 anak, hari keenam 735 anak.
Ia menambahkan imunisasi tidak dilaksanakan pada Minggu (7/8) dan dilanjutkan pada hari berikutnya pada Senin (8/8) pada 4.852 anak, Selasa (9/8) pada 5.624 anak. Kemudian 5.858 anak yang diimunisasi campak pada Rabu (10/9), 4.647 pada Kamis (11/8) dan 2.055 anak pada Jumat (12/8).
Ia menjelaskan realisasi tersebut masih rendah dari target pencapaian hingga 95 persen dengan lokasi pelaksanaan di 22 puskesmas setempat.
Selain itu juga dilaksanakan di posyandu, poskeskel, klinik, dokter praktek serta di TK dan paud.
Ia menyebutkan dari balita yang telah dilakukan imunisasi campak tersebut, realisasi tertinggi hingga Jumat (12/8) tertinggi ialah di puskesmas Bungus dengan capaian 82,7 persen. Kemudian 80,7 persen di puskesmas Pemancungan dan 70,5 persen di puskesmas Lubuk Begalung.
"Rata-rata tiap puskesmas sudah di atas 50 persen, namun ada tujuh dari 22 puskesmas di Padang yang masih berada di bawah angka itu," katanya.
Puskesmas-puskesmas tersebut ialah puskesmas Pauh dengan capaian hingga Jumat (12/8) baru 32,1 persen, puskesmas Lubuh Buaya 33,7 persen, puskesmas Rawang 38,5 persen, puskesmas Pegambiran 42,7 persen, puskesmas Ulak Karang 43,3 persen, puskesmas Lapai 48,5 persen dan puskesmas Belimbing 49,8 persen.
Namun, walaupaun imunisasi campak di daerah itu memang dilaksanakan pada 1 hingga 14 Agustus, katanya, pihaknya akan tetap melakukan sweeping hingga 24 Agustus untuk bisa meralisasikan secara maksimal dan mencapai target.
Terkait masih banyaknya anak yang belum diimunisasi di Padang, ia mengimbau ibu-ibu yang memiliki balita usia sembilan hingga 59 bulan agar membawa anaknya ke posyandu, puskesmas atau pustu terdekat untuk mendapatkan imunisasi campak gratis yang bertujuan melindungi anak dari penyakit campak.
"Jika anak pada usia sasaran tidak memperoleh imunisasi campak, tentu anak tidak memiliki daya tahan perlindungan terhadap campak sehingga berpotensi sangat mudah terjangkit," jelasnya. (*)
Pewarta: Vicha Faradika
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
