
Wall Street Melemah Setelah Data Perumahan Bervariasi

New York, (Antara/AFP) - Saham-saham di Wall Street bergerak melemah pada Senin, setelah laporan penjualan perumahan bervariasi dan Caterpillar memperkirakan pertumbuhannya melambat. Dalam satu jam pertama perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 61,36 poin (0,42 persen) menjadi 14.486,15. Indeks berbasis luas S&P 500 menyerah 4,91 poin (0,32 persen) menjadi 1.550,34, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 3,19 poin (0,10 persen) menjadi 3.202,87. Penurunan Senin terjadi setelah Asosiasi Agen Penjualan Perumahan Nasional melaporkan bahwa penjualan "existing-home" (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan 'home resales') AS turun sebesar 0,6 persen pada Maret dari Februari. Saham pembuat peralatan berat Caterpillar naik 0,8 persen meskipun memangkas prediksi labanya karena prospek sektor pertambangan global melemah. Perusahaan melaporkan laba bersih untuk kuartal pertama sebesar 880 juta dolar AS, turun 45,4 persen dari periode setahun lalu. Pendapatannya juga turun tajam, jatuh 17,3 persen menjadi 13,2 miliar dolar AS. "Apa yang terjadi dalam bisnis kami dan dalam perekonomian secara keseluruhan menggambarkan kondisi bervariasi," kata kepala eksekutif Doug Oberhelman. "Kondisi ekonomi dunia tampak relatif stabil, dan kami memperkirakan pertumbuhan yang lambat pada 2013." Raksasa jasa minyak Halliburton bertambah 3,3 persen setelah melaporkan pendapatan dan laba lebih baik dari perkiraan, meskipun menyisihkan sekitar 637 juta dolar AS untuk biaya yang berkaitan dengan tumpahan Horizon Deepwater BP yang berarti berbalik membukukan kerugian bersih untuk kuartal pertama sebesar 18 juta dolar AS. Microsoft, yang mengesankan pasar pada minggu lalu dengan laporan labanya, melonjak 3,5 persen. General Electric, yang turun pada Jumat karena pendapatannya mengecewakan, merosot 2,3 persen setelah JPMorgan Chase menurunkan peringkat saham perusahaan. Harga obligasi naik. Imbal hasil pada obligasi pemerintah 10-tahun turun menjadi 1,69 persen dari 1,70 persen pada Jumat, sementara pada obligasi 30-tahun merosot menjadi 2,87 persen dari 2,88persen. Harga obligasi bergerak terbalik terhadap imbal hasil. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
