
Bupati Solok: Jadikan Lembaga Sosial Forum Musyawarah

Arosuka, (Antara) Bupati Solok, Sumatera Barat Syamsu Rahim meminta kepada setiap organisasi sosial yang ada di masyarakat agar menjadikan lembaga itu forum musyawarah guna menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di nagari (desa adat).Semua elemen masyarakat harus saling mendukung antara satu sama lain agar setiap persoalan nagari dapat diselesaikan dengan mudah, katanya di Arosuka, Kamis.Dia mengatakan, banyaknya organisasi kemasyarakatan di daerah itu semestinya dapat mendukung program pemerintah demi kemajuan daerah, seperti halnya Badan Musyawarah Nagari (BMN) dan Musyawarah Tali Tigo Sapilin (MTTS).Konsep MTTS kata Bupati, pertama tali Alquran dan hadis jadi pedoman dalam kehidupan, kedua tali adat yaitu tahu dengan malu, raso, pareso, arif dan bijaksana, ketiga tali perundang-undangan sebagai dasar pedoman peraturan yang ada dalam nagari.Kemudian unsur dari MTTS itu terdiri dari niniak mamak sebagai pemangku adat, alim ulama sebagai penasehat bidang agama dan unsur cadiak pandai meliputi Pemerintahan Nagari, Ketua Pemuda, Ketua Karang Taruna dan kelompok organisasi.Dia meminta tindak lanjut MTTS ini perlu diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat seperti yang dilakukan Nagari Gantuang Siri yakni pembuatan buku monografi dan sekolah adat.Di samping itu, BMN selaku penampung dan merumuskan aspirasi masyarakat di tingkat nagari, diharapkan dapat mengawasi roda pemerintahan di nagari masing-masing sesuai aturan yang berlaku. Kita memberikan apresiasi bagi nagari yang mempunyai inisiatif dan peduli untuk kemajuan nagari, jelas dia. (cpw9)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
