Banding City telah didaftarkan oleh CAS

id Manchester City,CAS,Pengadilan Arbitrase Olahraga

Banding City telah didaftarkan oleh CAS

Pemain Manchester City Ilkay Gundogan berebut bola dengan pemain Leicester City Christian Fuchs pada pertandingan Liga Inggris di stadion King Power, Minggu (23/2/2020) dini hari. City memenangi pertandingan melalui gol tunggal Gabriel Jesus pada menit 80. ANTARA FOTO/REUTERS/Eddie Keogh/pras.

Jakarta (ANTARA) - Upaya banding Manchester City terhadap skors dua tahun mereka dari kompetisi Eropa telah didaftarkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), demikian dilaporkan BBC.

Selain skors tersebut, sang juara bertahan Liga Inggris itu juga didenda 30 juta euro akibat "pelanggaran-pelanggaran serius" terhadap peraturan-peraturan finansial UEFA.

Ketua eksekutif City Ferran Soriano telah membantah tudingan-tudingan tersebut.

CAS mengatakan pihaknya belum dapat menginformasikan kapan masalah itu akan diselesaikan.

Prosedur arbitrase CAS meliputi penyerahan dokumen-dokumen dan "argumen" hukum antara pihak-pihak yang berseteru kepada juri, sedangkan panel arbitrator bersidang untuk mendengarkan banding.

Kamar juri independen Badan Kendali Finansial Klub (Club FinancialControl Body) mengatakan pihaknya mendapati City melanggar peraturan dengan memanipulasi besaran penerimaan sponsor serta impasnya laporan keuangan pada tahun yang disebutkan.

CFCB juga mengatakan bahwa City menolak bekerja sama selama masa penyidikan.

Saat itu City menyatakan mereka "kecewa namun tidak terkejut" oleh keputusan "yang menghakimi" dan akan melakukan banding.

UEFA meluncurkan investigasi setelah surat kabar Jerman Der Spiegel mempublikasikan bocoran dokumen-dokumen pada November 2018, yang menggelembungkan nilai sponsor, sehingga menipu UEFA.

Laporan-laporan itu menuding bahwa City sengaja menipu UEFA, sehingga mereka dapat memenuhi peraturan Financial Fair Play (FFP).
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar