Wisatawan China berebut kelapa muda di STIB Pariaman (Video)

id Pariaman

Wisatawan China berebut kelapa muda di STIB Pariaman (Video)

Wisatawan asal Kunming, Provinsi Yunnan, Republik Rakyat Tiongkok berebut mendapatkan kelapa muda yang disuguhkan di di STIB Pariaman,  Sumbar.  (ANTARA / Aadiaat M. S. ) (ANTARA / Aadiaat M. S. )

Padang, (ANTARA) - Sejumlah wisatawan asal Kunming, Provinsi Yunnan, Republik Rakyat Tiongkok berebut kelapa muda yang disuguhkan di Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) di Desa Wisata Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

"STIB merupakan objek wisata yang memiliki keunikan dan satu-satunya di Indonesia," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman Hendri di Pariaman, Minggu.

Ia mengatakan di STIB tersebut beruk dilatih memetik kelapa sehingga lokasi itu dijadikan salah satu objek wisata unggulan di Kota Pariaman.

Di STIB tersebut wisatawan tidak saja dapat melihat bagaimana proses pelatihan beruk namun juga menyaksikan atraksi beruk memetik kelapa.

Kelapa yang dipetik tersebut disuguhkan kepada wisatawan Cina sehingga rasanya masih segar dan tidak heran sejumlah wisatawan berebut untuk mendapatkannya.

Di STIB tersebut juga ditampilkan bela diri Minangkabau yaitu silat dan beberapa dari wisatawan itu mencoba mengikuti gerakan dari pesilat.

Selain di STIB, lanjutnya ada sejumlah objek wisata lainnya yang dikunjungi oleh wiatawan Cina tersebut yaitu di Rumah Tabuik dan Pantai Gandoriah.

Sebelumnya sebanyak 170 wisatawan asal Kunming, Provinsi Yunnan, Republik Rakyat Tingkok mengunjungi tiga objek wisata di Kota Pariaman dan disuguhkan kesenian kebudayaan di daerah itu.

"Ini efektif untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Pariaman dan sesuai dengan tujuan kami untuk menduniakan wisata Pariaman," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Kota Pariaman Alfian di Pariaman.

Ia menyebutkan tiga objek wisata itu yaitu rumah tabuik, Pantai Gandoriah, dan Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB).



Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar