Monas Golkar, kesepakatan Airlangga-Bamsoet kalah dengan keingginan kader

id Golkar,Munas Golkar,Bambang Soesatyo,Airlangga ,Pemilihan ketua umum golkar,Sumbar terkini

Monas Golkar, kesepakatan Airlangga-Bamsoet kalah dengan keingginan kader

Ilustrasi bendera Partai Golkar (1) (1/)

Jakarta (ANTARA) - Politikus Partai Golkar Darul Siska memastikan bahwa Bambang Soesatyoakan maju dalam kontestasi calon Ketua Umum Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) 2019.

"Ya saya konfirmasi mas Bambang berkali-kali tentang kesediaan dia maju sebagai calon Ketua Umum Golkar pada munas yang akan datang. Dia jawab siap untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua umum pada munas yang akan datang," kata Darul Siska di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan, Bamsoet merupakan milik Golkar dan ditugaskan sebagai Ketua MPR oleh Golkar sehingga kalau partai memintanya bertanggung jawab membesarkan partai maka tidak bisa menolak.

Menurut dia, ego pribadi atau kesepakatan Bamsoet dengan Airlangga, bisa kalah apabila diminta para kader di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk memimpin partai di masa yang akan datang.

"Saya tidak tahu ada perjanjian atau tidak di antara mereka (Bamsoet-Airlangga), kalau ada, mereka harus sadar bahwa Golkar bukan milik mereka berdua. Kesepakatan mereka tidak mengikat seluruh kader Golkar di semua lini," ujarnya.

Menurut dia, kalau ada pembicaraan di antara Bamsoet-Airlangga, maka mereka harus menyadari tidak boleh satu pihak menghakimi pihak lain karena Golkar bukan milik mereka berdua.

Darul mengatakan bagi seorang negarawan, kalau ada tanggung jawab yang lebih besar untuk kepentingan yang lebih besar, maka kepentingan pribadi dan keluarga harus dilepaskan.

"Oleh karena itu dorongan dari bawah, maka dia percaya diri untuk maju. Dia (Bamsoet) bukan mau maju namun karena dituntut untuk maju maka harus mengedepankan tanggung jawabnya," katanya.

Dia mengatakan hingga saat ini dirinya belum menerima undangan Rapat Pleno DPP Partai Golkar namun dirinya mendengar bahwa perayaan HUT Golkar pada 6 November 2019.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar