
Legislator sebut 53 ribu kepala keluarga tidak mampu ada di Padang

Padang, (ANTARA) - Anggota DPRD Sumatera Barat Hidayat menyebutkan sebanyak 53 ribu kepala keluarga di Kota Padang masuk kategori tidak mampu sehingga harus ada solusi tepat untuk mengangkat derajat hidup mereka.
" Ini data dari Dinas Sosial Kota Padang pada 2018, tentu jika satu keluarga ada empat orang maka totalnya mencapai ratusan ribu orang," kata dia saat menyerahkan bantuan kepada Wanita Rawan Sosial Ekonomi di Padang, Sabtu.
Ia mengatakan program ini merupakan salah satu cara untuk mengangkat kehidupan keluarga tidak mampu.
"Program ini menyasar pada wanita yang menjadi tulang punggung keluarga dalam kehidupan. Ada yang tidak bersuami, atau suami ada tapi penghasilan tidak cukup," katanya.
Ia mengatakan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan untuk menjadi pengusaha misalnya bergadang makanan seperti lontong, kopi, gorengan dan lainnya.
"Program ini sudah ada sejak 2017 dan pada 2019 kita menyalurkan kepada 1.800 orang dengan nilai bantuan total Rp5 miliar," katanya.
Ia mengatakan setiap penerima bantuan awalnya di data oleh Dinas Sosial dan mereka masuk dalam data terpadu.
Setelah itu mereka menjalani pendampingan dan ditanyai apa yang akan mereka lakukan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
"Kemudian dilakukan bimbingan teknis lalu bantuan diserahkan kepada penerima," katanya.
Ia mengatakan bantuan berupa barang seperti etalase, kompol gas, kulkas, kuali, dan lainnya.
"Kita berharap dengan bantuan ini mampu membawa mereka keluar dari zona kemiskinan," katanya.
Menurutnya kemiskinan merupakan musuh bersama karena kemiskinan akan membuat seseorang dapat melakukan tindakan kriminal.
"Kami berharap program ini terus berlanjut dan terus dievaluasi sehingga tepat sasaran," katanya.
Sementara pejabat Dinas Sosial Kota Padang Arsil mengatakan penerima bantuan ini harus giat berusaha untuk mengangkat ekonomi mereka.
"Pemerintah melalui dana pokok pikiran anggota dewan telah memberikan bantuan dan saatnya mereka berusaha keluar dari kondisi saat ini," katanya
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
