Logo Header Antaranews Sumbar

Spanyol dan Inggris Hadapi Saat Menegangkan

Senin, 25 Maret 2013 17:37 WIB
Image Print

London, (Antara/Reuters) - Setelah melaju dengan mulus pada proses kualifikasi untuk dua turnamen utama terakhir mereka, Spanyol mendapati mereka berada pada posisi kurang nyaman di setengah perjalanan menuju Piala Dunia 2014 di Brazil. Ketika sebagian besar negara papan atas terlihat berada di tempat yang aman untuk lolos ke putaran final tahun depan secara otomatis, juara dunia Spanyol akan pergi ke Paris untuk bermain melawan pemuncak klasemen Grup I Prancis pada Selasa, dengan resiko bahwa kekalahan akan membuat mereka tertinggal lima angka. Mereka tidak sendirian dalam menghadapi ketidak pastian. Inggris, meski menang 8-0 di San Marino pada Jumat, akan pergi ke Montenegro di mana mereka tertinggal dua angka oleh negara kecil di Adriatik itu dan harus mewaspadai gempuran dua penyerang papan atas yang bermain di Liga Italia. Demikian pula Portugal, yang masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk dapat memperbaiki posisi mereka di klasemen Grup F. Mereka melakukan perjalanan panjang ke Azerbaijan yang menghuni peringkat ketiga di Grup F, tanpa kapten sekaligus pemain andalan mereka Cristiano Ronaldo, dengan tekanan yang semakin meningkat terhadap pelatih Paulo Bento. "Kami berada di situasi yang sulit, namun tidak ada yang mustahil. Kemenangan di Azerbaijan merupakan satu-satunya cara untuk meneruskan perjuangan di kualifikasi untuk Piala Dunia," kata pemain belakang Portugal Joao Pereira. Hasil imbang mengejutkan Spanyol saat menjamu Finlandia pada Jumat mengikuti hasil imbang 1-1 saat ditahan imbang tamunya Prancis pada Oktober, dan mereka menggenggam inisiatif untuk Les Bleus yang menang 3-1 atas Georgia pada Jumat. Hasil apapun selain kemenangan di Stade de France akan membuat Spanyol merenungi jalan lain untuk tampil di Brazil, yakni melalui pertandingan play off. "Kami akan selalu pergi ke Paris untuk mencari kemenangan, dan tidak ada yang berubah," kata penyerang David Villa kepada surat kabar Spanyol Marca. "Hasil saat melawan Finlandia memberi kami lebih banyak alasan untuk pergi ke sana dan mendapatkan tiga angka." Bek Arsenal Nacho Monreal mengatakan meski pertandingan melawan Prancis tidak dapat disebut sebagai "final," namun ia yakin siapapun yang menang akan mengambil langkah besar menuju Brazil. "Terlalu dini untuk berbicara layaknya ini merupakan final namun kami tidak memiliki banyak marjin kesalahan," kata pemain Spanyol ini. "Jika kami kalah, kami akan tertinggal lima angka dan di grup kecil ini, hal itu akan menyulitkan untuk dapat menyelesaikan (putaran grup) di peringkat pertama," katanya. Spanyol menang tiga kali dari empat pertandingan terakhir melawan Prancis, termasuk pada Piala Eropa 2012 di Ukraina, dan terakhir kalinya mereka mengalami kekalahan adalah pada babak 16 besar di Piala Dunia 2006.Mampu Bersaing Montegro melawan Inggris tidak memiliki tradisi yang sama seperti pertemuan antara Prancis dan Spanyol, namun negara Balkan itu dengan cepat membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar di dunia sepak bola. Inggris gagal mengalahkan mereka di kualifikasi Piala Eropa 2012, ditahan imbang saat bermain kandang dan tandang, dan kegagalan meraih kemenangan akan membuat mereka melalui masa-masa tidak nyaman sebelum menghadapi Moldova pada September. Tanda tanya mengemuka di jantung pertahanan Inggris, di mana mereka tidak diperkuat John Terry dan Rio Ferdinand serta beberapa pemain andalan lain yang cedera, setelah mereka menang 8-0 di San Marino yang membuat pelatih Roy Hodgson tidak dapat mempelajari apa-apa. Dua penyerang Montenegro yang berkiprah di Italia, Mirko Vucinic dan Stevan Jovetic akan siap mengeksploitasi kelemahan apapun di area pertahanan Inggris, yang akan diganggu oleh atmosfer sangat ramai di Podgorica. "Mereka memiliki beberapa pemain yang masuk kategori kelas dunia, kami sangat mewaspadai tugas yang dimiliki dan mengetahui bahwa ini akan menjadi pertandingan yang lebih berat," kata kapten Inggris Steven Gerrard, yang bersama Ashley Cole diistirahatkan saat melawan San Marino. "Saya tidak tahu apakah krusial merupakan kata yang tepat untuk menjelaskan pertandingan ini, namun tentu saja ada hasil (kemenangan) yang kami butuhkan." Sebanyak 17 pertandingan akan berlangsung di Eropa pada Selasa, setelah itu gambaran kualifikasi akan menjadi sedikit lebih jelas. Italia dapat mengukuhkan diri di puncak klasemen Grup B ketika mereka melawat ke Malta, di mana tim peringkat kedua Bulgaria menghadapi Denmark. Jerman dapat unggul delapan angka di puncak Grup C dengan kemenangan atas tamunya Kazakhstan, sedangkan di Grup D Belanda akan mengincar enam kemenangan dari enam pertandingan saat menjamu Rumania. Grup A merupakan salah satu grup terketat, di mana Belgia dan Kroasia sama-sama mengunci 13 angka. Belgia menghadapi Macedonia pada Selasa, dan akan berharap Wales mampu mengambil angka saat menjamu Kroasia di Cardiff. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026