Logo Header Antaranews Sumbar

Pemimpin Agama Iran Kutuk Pemboman Terhadap Masjid Damaskus

Senin, 25 Maret 2013 06:51 WIB
Image Print

Kota Suci Qom, (Antara/IRNA-OANA) - Pemimpin agama Iran Ayatollah Naser Makarem Shirazi di dalam satu pernyataan, Ahad, mengutuk pemboman terhadap masjid di Damaskus, yang mengakibatkan gugurnya seorang imam bersama 50 orang lagi dan melukai 100 orang. Ayatollah Makarem Shirazi di dalam pernyataannya menuding Pemerintah Turki, Arab Saudi dan Qatar bertanggung-jawab atas pembunuhan kejam orang Muslim dan mengubah tempat ibadah menjadi tempat pertumpahan darah di Ibu Kota Suriah, Damaskus, kata IRNA --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad malam. Ia menyeru masyarakat internasional agar secara sungguh-sungguh menanggapi aksi teror itu dan mengutuk pemerintah karena bersekongkol dengan pelak teror di Suriah. Pada Jumat (22/3), Pemerintah Suriah menekankan ledakan maut yang mengguncang satu masjid di pusat Kota Damaskus dan menewaskan seorang tokoh agama sehari sebelumnya memiliki jejak Al Qaida. Aksi "teror" tersebut, yang ditujukan pada tokoh agama Mohammad Said Ramadan al-Bouti memiliki tanda Al Qaida dan sekutunya, kata Kementerian Luar Negeri Suriah dalam surat yang ditujukan kepada Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal PBB. Ceramah terakhir Al-Bouti disampaikan pekan sebelumnya, ketika ia menyeru mufti agung Suriah agar mengumumkan pengerahan besar-besaran guna mendukung tentara Suriah dalam perangnya melawan "tentara bayaran". (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026