Logo Header Antaranews Sumbar

Pedagang Es Balok Tewas Dirampok

Jumat, 12 Oktober 2012 20:38 WIB
Image Print
Ilustrasi

Padangpariaman, (ANTARA) - Seorang pedagang es balok, di Pasar Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Saunir (80), ditemukan tewas di gudang penyimpanan es miliknya dalam kondisi kepala belakang pecah. Kepala Satuan Reskrim (Kasatreskrim) Polres Padangpariaman, AKP R.Sihombing di Padangpariaman, Jumat (12/10) mengatakan, diduga korban dibenturkan ke lantai berkali-kali hingga menghilangkan nyawanya. "Berdasarkan kondisi tewasnya korban dan keterangan dari anak korban, sebelum dibunuh terlebih dahulu korban dirampok," katanya. Dugaan tersebut karena barang-barang korban yang hilang, yakni emas senilai Rp39 juta dan uang sekitar Rp30 juta. Awalnya, kata Sihombing, menurut keluarga korban biasanya gudang es balok sudah buka sejak pagi karena banyak pedagang yang membeli es. Namun ternyata, hingga menjelang siang kedai itu tidak juga buka dan akhirnya keluarga korban masuk memeriksa ke dalam kedai kemudian menemukan Saunir tewas. Keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat lalu korban dibawa ke Puskesmas Lubukalung untuk divisum. Manto (53), anak korban mengaku, selama ini ibunya tidak memiliki musuh dengan orang lain. Memang diakuinya Saunir banyak berhubungan dengan orang karena ia menjual es balok dan pedagang berbagai jenis dagangan berlangganan dengan ibunya untuk membeli es balok. Kendati demikian, Kasatreskrim menyatakan pihaknya kini tengah menyelidiki kasus tersebut. Pelaku dapat dikenai pasal 338 KUHP karena pembunuhan dengan hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun. (*/goy/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026