Calon uda uni Sijunjung dibekali kesenian tradisional

id Uda uni,Kesenian minang,Musik tradisional,Sijunjung,Sumbar

Calon uda uni di Kabupaten Sijunjung diberi pembekalan kesenian tradisional Minangkabau dari pimpinan Sanggar Puti Junjung, Senin (15/7). Pengajarnya adalah Pimpinan Sanggar Puti Junjung Ichsan Nasrul yang juga merupakan staf Dinas Kominfo Sijunjung. (Ist)

Muaro (ANTARA) - Calon uda uni di Kabupaten Sijunjung diberi pembekalan kesenian tradisional Minangkabau dari pimpinan Sanggar Puti Junjung.

Pimpinan Sanggar Puti Junjung Ichsan Nasrul yang juga merupakan staf Dinas Kominfo Sijunjung, memberikan pengenalan kesenian tradisional talempong pacik kepada para calon uda uni Kabupaten Sijunjung tahun 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada salah satu homestay di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung, Senin.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dengan baik kesenian tradisi Minang kepada calon uda uni," jelas Ikhsan.

Ia berharap setelah kegiatan ini dapat melestarikan, serta mempromosikan kesenian tradisi yang dimiliki daerah berjulukan Lansek Manih itu.

"Kesenian tradisi salah satu faktor pendukung dalam perkembangan pariwisata Kabupaten Sijunjung ke depannya," tambahnya.

Calon uda uni yang ikut dapat pembekalan ada 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan, karena berhasil lolos ke babak final pemilihan uda uni Kabupaten Sijunjung pada tahun ini, kata Ketua Panitia Pelaksana Pradiutama Juliyansa.
Calon uda uni di Kabupaten Sijunjung diberi pembekalan kesenian tradisional Minangkabau dari pimpinan Sanggar Puti Junjung, Senin (15/7). Pengajarnya adalah Pimpinan Sanggar Puti Junjung Ichsan Nasrul yang juga merupakan staf Dinas Kominfo Sijunjung. (Ist)
Ia mengatakan mereka yang lolos itu memiliki nilai tinggi dan berhasil menyingkirkan 40 orang, sebelumnya yang mendaftar pada panitia pemilihan sebanyak 60 orang.

"Dengan dibekali kesenian tradisinal telempong pacik ini diharapkan finalis uda uni duta wisata Kabupaten Sijunjung lebih mengetahui dan memahami alat- alat musik daerah," harapnya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar