PSG telan kekalahan tandang beruntun di markas Montpellier

id psg,montpellier,liga prancis

PSG telan kekalahan tandang beruntun di markas Montpellier

Para pemain Montpellier (abu-abu jingga) merayakan gol ketiga mereka sementara bintang Paris Saint-Germain Neymar (kiri) dan Julian Draxler memperlihatkan ekspresi kekecewaan dalam laga lanjutan Liga Prancis di Stadion de la Mosson, Montpellier, Prancis, Selasa (30/4/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/Jean-Paul Pelissier)

Jakarta, (ANTARA) - Paris Saint-Germain menelan tiga kekalahan laga tandang beruntun saat mereka melawat ke markas Montpellier di Stadion de la Mosson, Montpellier, Prancis, dan ditaklukkan 2-3 untuk pertandingan pekan ke-34 Liga Prancis, pada Rabu (1/5) dini hari WIB.

Sebelumnya, PSG juga kalah 1-5 di markas Lille serta 2-3 di kandang Nantes, yang membuat mereka untuk kali pertama sejak Januari 2010 menelan tiga kekalahan tandang beruntun, demikian catatan laman resmi Liga Prancis.

Ironisnya, dalam kekalahan kontra Montpellier kali ini, PSG membuang keunggulan yang dua kali sempat mereka miliki sepanjang laga. Dan keunggulan terakhir mereka dibalikkan dalam 10 menit terakhir pertandingan.

Meski demikian, kekalahan itu tentu saja tak mengubah posisi PSG yang sudah menjuarai Liga Prancis dan memuncaki klasemen dengan koleksi 84 poin, sedangkan Montpellier (54) justru naik ke urutan kelima.

Kekalahan tersebut, bukan tidak mungkin bakal mengancam posisi sang pelatih Thomas Tuchel, mengingat musim ini PSG mengalami kemunduran dengan cuma memenangi Liga Prancis dan kehilangan dua trofi domestik yakni Piala Liga Prancis dan Piala Prancis.

PSG unggul lebih dulu pada menit ke-12 setelah umpan tarik Juan Bernat yang berusaha dihalau Ambroise Oyongo malah membuat bola bersarang ke gawang tuan rumah.

Namun, gol bunuh diri dibalas gol bunuh diri. Bola tendangan bebas disambut tandukan Damien Le Tallec yang melenceng dari sasaran, namun Presnel Kimpembe berada di posisi yang salah untuk membelokkannya ke dalam gawangnya sendiri pada menit ke-21. Montpellier satu, PSG satu.

Gol itu melecut semangat Montpellier namun kiper Gianlugi Buffon melakukan setidaknya tiga penyelamatan untuk memastikan gawang PSG tak kebobolan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSG lebih nyaman mengendalikan bola dan mereka berhasil merestorasi keunggulan pada menit ke-62 lewat aksi menawan Angel Di Maria yang melakukan tembakan dari sudut sempit demi menaklukkan kiper Benjamin Lecomte.

PSG sepertinya akan memastikan kemenangan namun pada menit ke-80, berawal dari lemparan keras Lecomte, Florent Mollet mengirimkan umpan terarah kepada Andy Delort yang berhasil mengecoh Colin Dagba sebelum menyarangkan bola ke gawang Buffon dan menyamakan kedudukan 2-2.

Lima menit berselang, Montpellier menuntaskan kebangkitan dan berbalik memimpin ketika Ellyes Skhiri sukses merebut bola dari Leandro Paredes dan mengirimkannya kepada penyerang pengganti Souleymane Camra yang melepaskan tembakan sentuhan pertama demi mengoyak gawang PSG.

Pada masa injury time Dagba sempat melepaskan tembakan yang hampir menyamakan kedudukan, namun Lecomte cepat berekasi dan menghalaunya sebelumnya melewati garis gawang.

Susunan pemain:

Montpellier (3-4-1-2): Benjamin Lecomte; Pedro Mendes, Hilton, Daniel Congre; Mathias Suarez (Paul Lasne), Damien Le Tallec, Ellyes Skhiri, Ambroise Oyongo; Florent Mollet (Junior Sambia); Gaetan Laborde, Andy Delort (Souleymane Camara)

Pelatih: Michel Der Zakarian

Paris Saint-Germain (3-4-3): Gianluigi Buffon; Colin Dagba, Marquinhos, Presnel Kimpembe; Dani Alves, Leandro Paredes, Julian Draxler, Juan Bernat; Angel Di Maria, Eric Maxim Choupo-Moting (Layvin Kurzawa), Neymar

Pelatih: Thomas Tuchel (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar