
Jumpa Pers Karzai-Hagel Batal Karena Keamanan

Kabul, (Antara Sumbar) - Presiden Afghanistan Hamid Karzai pada Minggu membatalkan jumpa pers bergengsi di Kabul dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel dengan alasan keamanan, kata pejabat negara adidaya itu. Pejabat istana, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan jumpa pers itu dibatalkan karena "tekanan jadwal", tanpa merinci. Penampilan Karzai dan Hagel bersama di depan kamera menjadi kunci kunjungan pertama kepala Pentagon itu ke Afghanistan sejak dilantik 11 hari lalu dan saat hubungan Amerika Serikat-Afghanistan berpusat pada penarikan pasukan asing. Awal perjalanan Hagel pada Jumat dibayangi bom jibaku di luar kementerian pertahanan di Kabul. Sembilan orang tewas akibat ledakan itu, yang terjadi saat menteri pertahanan tersebut dalam santiaji di pangkalan tentara Amerika Serikat di dekatnya. Karzai juga membuat pidato keras pada Minggu, saat ia menyatakan Amerika Serikat dalam pembicaraan sehari-hari dengan Taliban dan serangan jibaku gerilyawan memungkinkan tentara asing pimpinan Amerika Serikat membenarkan kehadirannya di Afghanistan. "Menteri itu akan bertemu dengan Presiden Karzai," kata juru bicara Hagel tentang pertemuan mereka, yang masih terjadwal, "Jumpa pers itu tidak dibatalkan karena pernyataan terkini presiden tersebut." "Keputusan itu dicapai dalam pembicaraan dengan 'mitra' Afghanistan kami," tambah George Little. Pejabat Amerika Serikat rombongan Hagel dengan syarat tak dikenali menyatakan jumpa pers itu dibatalkan karena alasan keamanan. Karzai pada pekan lalu mengutuk serangan helikopter Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), tempat dua bersaudara, keduanya di bawah tujuh tahun, ditembak mati setelah dikira gerilyawan Taliban. Kedua bocah laki-laki itu menjaga ternak dan mengumpulkan kayu bakar di provinsi selatan, Uruzgan, ketika tewas pada Kamis dalam kejadian yang membuat pasukan pimpinan NATO itu minta maaf. Kematian warga oleh pasukan asing sering memicu kemarahan di Afghanistan sejak Taliban digulingkan pada 2001 dan Karzai menyatakan kejadian terkini itu menunjukkan kesalahan dalam cara penanganan gerilyawan tersebut. "Pemerintah berulang kali menekankan bahwa perang melawan terorisme tidak dapat berhasil di desa dan rumah warga Afghanistan, melainkan di persembunyian dan tempat aman di luar perbatasan kita," kata Karzai dalam rujukan jelas ke Pakistan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
