Padang Pariaman menuju digitalisasi arsip penting daerah

id Digitalisasi Arsip,Padang Pariaman Digitalisasi Arsip

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Padang Pariaman Hendri Satria (kanan). (ANTARA SUMBAR / Aadiaat M.S)

Padang Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, tahun ini fokus mendata arsip penting daerah itu sehingga secara bertahap akan dimasukkan dalam bentuk digital.

"Selama ini arsip Kabupaten Padang Pariaman belum terdata dengan baik sehingga tahun ini kami fokus untuk itu," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Padang Pariaman Hendri Satria di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan arsip yang akan didata tersebut merupakan dokumen atau berbentuk lainnya tentang Kabupaten Padang Pariaman mulai dari sejarah daerah itu, peraturan daerah, hingga kerja sama yang dijalin Pemkab dengan sejumlah pihak.

Ia menyampaikan pendataan tersebut tidak saja sebagai bentuk tertib administrasi namun juga untuk mengumpulkan bahan yang nantinya dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan, penelitian, serta keperluan lainnya.

"Saat ini kami fokus mengumpulkannya dulu dan nantinya akan kami jadikan dalam bentuk digital," ujarnya.

Ia menjelaskan arsip yang disimpan dan digitalisasi-kan ialah dokumen yang penting sedangkan sisanya akan dimusnahkan sesuai aturan yang berlaku.

"Bukti pembayaran dan jenis lainnya dimusnahkan sesuai peraturan," katanya.

Hendri mengatakan meskipun saat ini dinas tersebut fokus mendata arsip daerah namun pihaknya tetap menjalankan program kepustakaan.

Ia menyebutkan adapun program tersebut yaitu mulai dari Mobil Pustaka Keliling, penambahan buku bacaan, dan digitalisasi buku bacaan.

"Tahun sebelumnya kami fokus mengembangkan perpustakaan namun tahun ini pendataan arsip," kata dia.

Ia menjelaskan pemfokusan tersebut karena pihaknya kekurangan tenaga untuk mengelola secara intens kedua bidang tersebut secara bersamaan.

"Karena kekurangan itu kami harus bekerja memfokuskan satu-satu," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar