
Komnas-PA Bentuk TPF Kematian Empat Anak Batam

Batam, (Antara Sumbar) - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas-PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan akan membentuk tim pencari fakta terkait tewasnya empat anak di Pasar Cik Puan, Sei Panas Kota Batam, Kamis (28/2). "Secepatnya kami akan membentuk tim pencari fakta. Secepatnya kami juga segera akan berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait hasil penyidikan yang sudah dilakukan," kata dia di Polresta Batam Rempang Galang (Barelang), Rabu. Ia mengatakan, kasus kematian empat anak di Pasar Cik Puan Kota Batam akan mendapat perhatian khusus dari Komnas-PA karena masih memerlukan penyidikan lebih lanjut. "Hasil penyidikan dari tim pencari fakta akan disampaikan pada pihak kepolisian membantu proses yang dilakukan polisi saat ini," kata dia. Arist mengatakan, sudah bertemu dengan Kapolresta Barelang dan pihak keluarga untuk mendapatkan keterangan dugaan kematian Maria Yelsan Fenge (6), Cosmas Ferson (4), Wihelmus Rudi (3) dan Aprileus Ama Mado (5) yang ditemukan bertumpuk dalam mobil. "Kami sudah minta keterangan. Kami juga masih menunggu hasil forensik dari Mabes Polri," kata Arist. Direktur Reserse Umum Polda Kepri, Kombes Pol M Fadil mengatakan berdasarkan otopsi anak tersebut meninggal karena kehabisan oksigen. "Otopsi menunjukkan mereka kehabisan oksigen. Namun kami belum menyimpulkan penyebab mereka kehabisan oksigen," kata dia. Ia mengatakan terus melakukan penyelidikan terhadap kematian empat anak yang ditemukan pada Kamis malam pada sebuah mobil sedan BM 1306 XS di Pasar Cik Puan. "Kami masih terus memintai keterangan beberapa saksi. Termasuk dari pihak keluarga," kata Fadil. Sebelumnya Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai kematian anak-anak tersebut. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
