Logo Header Antaranews Sumbar

Bentrokan Berkecamuk Dekat Instalasi Militer Aleppo, Suriah

Sabtu, 2 Maret 2013 10:43 WIB
Image Print

Damaskus, (Antara Sumbar) - Bentrokan berkecamuk pada Jumat (1/3) antara tentara pemerintah dan petempur gerilyawan di sekitar akademi polisi dan pangkalan militer di Provinsi Aleppo, Suriah utara, kata Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia Suriah. Observatorium mengatakan dalam pertempuran yang meletus hari Jumat (1/3) di sekitar akademi polisi Kota Khan al-Asal di Aleppo itu menewaskan tiga gerilyawan. Pertempuran baru juga terjadi di dekat pangkalan udara An-Nairab, yang juga berada di dekat bandar udara internasional Aleppo. Sementara Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan tentara pemerintah pada Jumat bentrok dengan satu kelompok "pelaku teror" yang berusaha menyerang akademi kepolisian di Khan al-Asal dan menewaskan sejumlah dari mereka serta merusak lima mobil dengan semua senjata serta amunisi di dalamnya. Media resmi Suriah pada hari yang sama membantah laporan bahwa gerilyawan telah menembak jatuh satu jet militer di Aleppo. Dengan mengutip sumber tanpa nama di kota tersebut, stasiun TV negara menyatakan bahwa laporan oposisi tentang jet tempur itu sama sekali palsu dan "tujuan mereka telah sudah diketahui". Sedangkan media anti-Pemerintah Suriah menyatakan gerilyawan menembak jatuh satu jet tempur di Aleppo dan satu lagi di Provinsi Hama, Suriah tengah, Jumat. Gerilyawan sebelumnya telah menembak jatuh beberapa jet dan baku-tembak di sejumlah tempat panas di seluruh negeri itu. Namun, pemerintah Suriah membantah sebagian besar laporan tersebut. Bentrokan telah meningkat di Suriah belum lama ini dalam apa yang digambarkan sebagian pengamat sebagai peningkatan sebelum reda yang diharapkan setelah masyarakat internasional mengumumkan dukungan bagi penyelesaian politik bagi konflik berkepanjangan di Suriah. PBB belum lama ini menyebutkan jumlah korban jiwa secara keseluruhan akibat konflik 23 bulan di Suriah lebih dari 70.000. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026