Logo Header Antaranews Sumbar

Mendagri: Pilkada di Hari Libur Dorong Golput

Senin, 25 Februari 2013 15:04 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. (Antara)

Jakarta, (antarasumbar.com) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan banyak orang yang tidak memilih atau menjadi golput bila pemilihan kepala daerah (pemilihan kepala daerah) dilaksanakan pada hari libur. Hal ini dikatakan Gamawan Fauzi di Istana Negara Jakarta, Senin, menanggapi angka golput yang cukup tinggi dalam pilkada Jawa Barat (Jabar), Minggu (24/2). "Rata-rata pemilihan kepala daerah memang cenderung turun (pemilih) sekitar 60- an persen. Mungkin Jabar karena hari libur. Biasanya yang paling efektif hari yang diliburkan," katanya. Gamawan Fauzi Ia menambahkan, bila pilkada dilaksanakan hari libur maka banyak orang yang menggunakannya untuk berlibur. "Bagusnya hari yang diliburkan seperti beberapa daerah hari Rabu atau Kamis. Itu orang tidak kemana-mana," katanya. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Mendagri Gamawan memuji jalannya pilkada yang berlangsung dengan lancar, aman dana damai. "Hampir tidak ada kasus-kasus yang mengganggu pesta demokrasi," katanya. Ia menambahkan, dirinya berharap agar kondisi tersebut dapat terus berlangsung hingga pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih. Pemilihan gubernur Jawa Barat yang dilangsungkan pada Minggu, diikuti oleh lima pasangan calon yaitu Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar, Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki, Dede Yusuf - Leks Laksaman, Irianto MS Syafiudin - Tatang Farhanul Hakim dan Didik MA Mansyur - cecep NS Toyib. Dalam penghitungan sementara, pasangan petahana Ahmad Heryawan dengan aktor Deddy Mizwar masih memimpin perolehan suara. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026