Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Perancang Rani Hatta yang dikenal dengan karya-karya modest kasual menginterpretasikan Power Rangers dalam busana yang dipamerkan di Jakarta Fashion Week (JFW) 2019.
Berkolaborasi dengan Style Theory dalam "Fashion Freedom", serial televisi 90-an itu mengingatkan Rani pada kebebasan yang dirasakan saat kecil.
"Power Rangers mengingatkan saya pada masa kecil dulu, di mana saya bebas berekspresi tanpa takut apa pun," kata Rani di konferensi pers sebelum peragaan busana di Jakarta, Senin.
Lima warna ikonik para Ranger -- merah, biru, kuning, hijau dan pink -- menjadi pilihan untuk 19 tampilan yang dipamerkan di peragaan busana.
Warna neon mencolok itu hadir dalam baju-baju berpotongan longgar bergaya sporty, bisa dipakai baik laki-laki mau pun perempuan.
Membuat baju uniseks punya tantangan tersendiri, ujar Rani. Mencari ukuran yang sesuai untuk mengakomodasi bentuk tubuh pria dan wanita yang pada dasarnya memang berbeda.
Ia mengakalinya dengan baju-baju berpotongan longgar sehingga bisa cocok dipakai oleh siapa saja. Gaya minimalis dan gombrong itu mengingatkan pada baju-baju yang trendi pada masa 90-an.
"Bahannya poliester untuk baju-baju olahraga dan katun yang sudah dianyam sedemikian rupa jadi lebih tebal tapi adem dipake," jelas dia.
Style Theory juga berkolaborasi dengan Paulina Katarina dan Day and Night dalam peragaan busana "Fashion Freedom" di JFW 2019. (*)
