
PBB: Penengah Perdamaian Suriah Brahimi Sampai 2013

PBB, (Antara/Reuters) - Mediator Perserikatan Bangsa Bangsa-Liga Arab Lakhdar Brahimi akan melanjutkan upayanya untuk perdamian di Suriah yang dikoyak perang sampai setidaknya akhir tahun ini, kata PBB Kamis. Veteran diplomat Aljazair itu mengambil peran pada Septembersaat ia menggantikan mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan. Annan menyalahkan kebuntuan Dewan Keamanan menghambat enam bulan tawarannya untuk menengahi perdamaian dan menyebabkan keputusannya untuk mundur. Dewan Keamanan telah menemui jalan buntu sejak 2011 atas penolakan Rusia dan China untuk mempertimbangkan sanksi terhadap pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad. Mereka telah memveto tiga yang resolusi mengutuk upaya Bashar untuk menumpas apa yang dimulai dua tahun yang lalu sebagai protes damai terinspirasi oleh pemberontakan Musim Semi Arab. PBB mengatakan hampir 70.000 orang telah tewas dalam pemberontakan terhadap Bashar, yang berubah menjadi kekerasansetelah pasukan Bashar mencoba untuk menumpas demonstrasi. Juru bicara PBB Martin Nesirky mengatakan pada Kamis bahwakontrak Brahimi telah diperpanjang sampai akhir tahun, bersama dengan kontrak wakilnya, Nasser al-Kidwa, dan kepala kantor Damaskus-nya, Mokhtar Lamani. Setelah brifing Dewan Keamanan akhir bulan lalu, Brahimimengecilkan rumor bahwa ia berencana untuk mengundurkan diri daritugas mediator karena frustrasi, meskipun ia menambahkan bahwa itu bukan pekerjaan yang dia inginkan. "Saya tidak gampang menyerah," katanya kepada wartawan. "PBBtidak punya pilihan selain untuk tetap terlibat dengan masalah ini, apakah ada saya atau tidak. Saat ini saya merasa bahwa saya sama sekali tidak berguna, saya tidak akan tinggalkan semenitpun. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
