Sumbar Pecahkan Rekor MURI Sajian Sala Lauak Terbanyak

id PAUD

Sumbar Pecahkan Rekor MURI Sajian Sala Lauak Terbanyak

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Ketua Himpaudi Sumbar Nevi Zuairina serta Ketua BKOW Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit serta Ketua Himpaudi Kabupaten/Kota dan Kepala DKP Sumbar Yosmeri memperlihatkan sala lauak pada Hari Anak Nasional 2018 tingkat Sumbar, Selasa (24/7). (ist)

Logo Pemprov Sumbar (ist)
Padang - Peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Sumatra Barat yang mengikutsertakan sedikitnya 2.000 anak Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dengan sajian sala lauak terbanyak di Indonesia. Momentum peringatan HAN 2018 itu dengan menyediakan sebanyak 50 ribu porsi sehingga memecahkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Ada 50 ribu sajian sala lauak yang kita sediakan. Selain untuk memecahkan rekor MURI. Juga sebagai bentuk sosialisasi kepada anak-anak kita agar gemar memakan ikan," ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Selasa (24/7) saat membuka kegiatan Hari Anak Nasional 2018 tingkat Sumbar di Kantor Gubernur.

Manajer Muri Andre Purwandono menyerahkan piagam penghargaan MURI kepada Ketua Himpaudi Sumbar Nevi Zuairina didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri serta Ketua BKOW Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit dan Ketua Himpaudi Kabupaten/Kota saat Hari Anak Nasional 2018 tingkat Sumbar, Selasa (24/7) (ist)


Disebutkannya, dengan dikemas menjadi sala lauak, itu lebih praktis sehingga anak-anak dapat langsung mengkonsumsinya.

"Ada anak yang tidak suka ikan, agar mereka suka makan ikan. Maka kemaslah dengan bentuk yang kreatif dan praktis sehingga dapat langsung di konsumsi anak, contohnya dengan sala lauak ini," katanya.

Dikatakan Irwan, bahwa konsumsi ikan bagi anak-anak. Apalagi tingkat paud dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasannya, karena ikan mengandung vitamin yang baik untuk anak-anak.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri menambahkan, sala lauak tidak hanya bisa diolah dari ikan laut saja. Tetapi, semua ikan dapat diolah menjadi makanan sala lauak ini, sebab sala ini sangat mudah dibuat.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Ketua Himpaudi Sumbar Nevi Zuairina saat memotong tumpeng pada Hari Anak Nasional 2018 tingkat Sumbar, Selasa (24/7). (ist)


"Untuk tingkat konsumsi ikan kita di Sumbar saat ini 34,3 Kg per kapita tahun ini. Sehingga, diharapkan dapat terus mengalami peningkatan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sumbar Nevi Zuairina menyebutkan, gemar makan ikan ini harus disosialisasikan sejak dini kepada anak usia dini. Karena, dengan gemar makan ikan ini akan meningkatkan kecerdasan kepada anak sebab 50 persen perkembangan otak terjadi pada usia dini.

"Untuk itu, orang tua mesti membiasakan anak untuk mengkonsumsi ikan sejak dini. Karena, ikan ini harga sangat terjangkau dan banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak," pungkasnya. (*)
Ketua Himpaudi Sumbar Nevi Zuairina saat menjelaskan jumlah sajian sala lauak yang memecahkan rekor MURI kepada Gubernur Irwan Prayitno saat Hari Anak Nasional 2018 tingkat Sumbar, Selasa (24/7). (ist)