Logo Header Antaranews Sumbar

Tabrakan kapal di pelabuhan dalam penyelidikan Syahbandar Perawang

Sabtu, 2 Juni 2018 17:22 WIB
Image Print
Tabrakan Kapal. (cc)
abrakan itu membuat KM Teluk Bintuni mengalami kerusakan. Ini masih dalam penyelidikan,

Pekanbaru, (Antaranews Sumbar) - Insiden tabrakan kapal antara KM Hilir Mas dan KM Teluk Bintuni di pelabuhan di Kabupaten Siak, Riau masih dalam penyedikan Syahbandar Otoritas Pelabuhan Perawang.


"Tabrakan itu membuat KM Teluk Bintuni mengalami kerusakan. Ini masih dalam penyelidikan," kata Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Perawang Brenhard kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu.


Tabrakan kapal motor (KM) terjadi di pelabuhan Perawang, Riau pada Rabu (30/5). KM Teluk Bintuni yang merupakan kapal milik PT SPIL sedang bersandar untuk bongkar muat di pelabuhan Perawang saat dihantam oleh KM Hilir Mas milik PT Tempuran Mas Tbk.


Brenhard mengungkapkan kedua perusahaan tersebut diminta untuk menyelesaikan masalah ini sebelum diperbolehkan berangkat dari Pelabuhan Perawang.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 16.45 WIB. Akibat tabrakan itu KM Teluk Bintuni mengalami kerusakan di sejumlah bagian.


Lambung deformasi dan cat tergores sepanjang 9 meter, border di main deck bay 21 bagian kiri penyok, railing haluan kiri rusak sepanjang 3 meter, jangkar penyok dan terdapat indikasi kerusakan di bawah air maupun berbagai kerusakan lain yang masih dalam pemeriksaan.

Berdasarkan berita acara kejadian yang ditandatangani oleh Nakhoda KM Hilir Mas Capt. Syamsuriyadi Sarimin dan Nakhoda KM Teluk Bintuni Capt Jhonny Turnondo, semua kerusakan kapal akan menjadi tanggung jawab penuh pihak PT Tempuran Emas Tbk.


Kepala Cabang PT SPIL Royan ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihak PT Tempuran Emas belum bersedia menerima nominal ganti rugi yang diajukan. Akibatnya, masalah ini akan terus merugikan kedua belah pihak dengan adanya keterlambatan kapal.

"Hal ini bukan peristiwa pertama, sehari sebelumnya di Makassar KM Gulf Mas yg dimiliki PT Tempuran Mas juga menabrak KM Bali Kuta milik PT SPIL," ungkap Royan.(*)



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026