Logo Header Antaranews Sumbar

Semen Padang Kembali Raih Proper Hijau

Selasa, 19 Desember 2017 15:30 WIB
Image Print
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyerahkan penghargaan proper hijau kepada Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus.

Padang, (Antara Sumbar) PT Semen Padang kembali berhasil meraih proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bentuk ketaatan yang tinggi dalam pengelolaan lingkungan

Penyerahan proper jijau pada acara Anugerah proper 2017 dilakukan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus, di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Senin dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Dengan mempertahankan proper hijau, berarti PT Semen Padang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery), dan melakukan upaya tanggung jawab sosial (CSR/Comdev) yang baik," kata Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus.

Ia mengatakan PT Semen Padang sesuai dengan visi dan misinya, selalu berkomitmen untuk memperhatikan lingkungan dan penerapan Proper oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejalan dengan visi. Menjadi Perusahaan Persemenan yang Andal, Unggul dan Berwawasan Lingkungan di Indonesia Bagian Barat dan Asia Tenggara.

Proper hijau berhasil diraih PT Semen Padang sejak 2016. Anugerah proper 2017 merupakan hasil seleksi periode tahun 2016-2017 diikuti oleh 1.819 perusahaan.

Melalui penilaian mandiri dan verifikasi lapangan. Sebanyak 571 perusahaan diawasi langsung oleh provinsi, dan 1.248 perusahaan diawasi oleh KLHK.

Berdasarkan evaluasi Tim Teknis dan pertimbangan Dewan Pertimbangan proper , ditetapkan peraih peringkat emas sebanyak 19 perusahaan, hijau 150 perusahaan, biru 1.486 perusahaan, merah 130 perusahaan, dan hitam 1 perusahaan. Selain itu, terdapat 33 perusahaan yang tidak diumumkan peringkatnya.

"Keberhasilan PT Semen Padang meraih proper Hijau selain kerja keras semua jajarannya, namun tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, baik masyarakat lingkungan, tokoh masyarakat, jajaran Pemko, Pemprov, dan berbagai pihak lainnya, kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati.

Sementara Kepala Biro Safety Health dan Environment PT Semen Padang Mustaqim Nasra mengatakan, pada 2017 PT Semen Padang mampu meningkatkan perolehan nilai pada penilaian proper , dimana pada tahun lalu, nilainya 41, dan kini naik menjadi 50,5.

"Hal itu menunjukkan perusahaan semakin maksimal dalam mengelola lingkungan," tambahnya.
Mustaqim menjelaskan, ada dua tahap penilaian proper yang dilakukan tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pertama, melalui verifikasi lapangan dengan mendatangi perusahaan untuk melihat bagaimana sistim pengelolaan lingkungan oleh perusahaan. Di antaranya, bagaimana perusahaan melakukan penghematan energi, mengendalikan pencemaran udara dan air, pemanfaatan limbah B3 serta limbah non B3, dan penyaluran CSR perusahaan.

Yang kedua, setelah perusahaan mengirim dokumen penilaian proper , kemudian dilakukan pemeriksaan dokumen oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak Oktober sampai akhir November.

Pada tahun ini, kata Mustaqim, PT Semen Padang menjalani penilaian tahap dua, karena pada 2016 PT Semen Padang sudah meraih proper Hijau.

"Tahun ini masih mendapatkan proper Hijau, makanya tim tidak melakukan verifikasi lapangan. Tim Dinas lingkungan Hidup Provinsi Sumbar hanya melakukan pengawasan terhadap penghargaan proper Hijau yang diraih 2016," ujar dia.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026