BNN Gandeng Guru Sebagai Kader Antinarkoba

id Budi Waseso

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso.

Padang, (Antara Sumbar) - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengatakan pihaknya akan menggandeng para guru untuk menjadi kader antinarkoba pada 2018 mendatang.

"Pada 2018, BNN akan menggandeng guru, untuk menjadi kader antinarkoba, karena profesi tersebut sangat diharapkan dalam memberikan edukasi kepada peserta didik," kata Budi Waseso, di Padang, Senin.

Upaya itu, katanya pula, untuk menekan angka para peminat dan pengonsumsi narkoba.

"Dalam peredaran narkoba dikenal ada supply (penawaran) dan demand (permintaan). Angka demand-nya ini harus terus ditekan, sehingga otomatis menekan angka supply," ujarnya pula.

Ia menngatakan jika tidak diiringi dengan penekanan angka demand, maka penindakan hukum yang dilakukan tidak akan efektif.

"Berapa banyak pun bandar yang kita tangkap dan tembaki, jika angka demand tak berkurang maka pemberantasan narkoba juga tidak akan efektif," katanya.

Pihaknya akan meningkatkan sarana prasarana laboratorium narkotika nasional pada 2018.

Laboratorium tersebut diperlukan untuk melakukan pengujian dan mendeteksi narkotika jenis baru.

"Laboratorium BNN yang ada saat ini masih ala kadarnya. Belum bisa untuk mendeteksi narkotika jenis baru," katanya.

Padahal, lanjutnya, data BNN mencatat ada sekitar 800 jenis narkoba baru, 68 di antaranya sudah diidentifikasi ada di Indonesia.

Ia berharap peran serta seluruh komponen masyarakat baik pemerintah, tokoh agama, adat, dan lainnya sama-sama berkomitmen melakukan pemberantasan narkoba. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar