
Abdul Somad: Hotel Hotel Syariah Juga Disenangi Non Muslim
Jumat, 10 November 2017 08:26 WIB

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Ustaz memberikan tausiah dalam rangka grand opening Hotel Sakura Syariah di Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (9/11) malam.
Kehadiran Ustaz kondang itu disambut antusias oleh ribuan masyarakat Lubukbasung. Sebagian ibu-ibu dan generasi muda berfoto dengan Ustaz Abdul Somad itu.
Owner Hotel Sakura Syariah, Isman di Lubukbasung, Kamis, mengatakan, pembangunan hotel berbintang di Lubukbasung ini merupakan impian untuk membangun kampung halaman.
Hotel ini dibangun semenjak empat tahun silam dengan jumlah kamar sebanyak 70 unit.
"Hotel ini dibangun untuk media sarana pembangunan kebersamaan bagi warga Lubukbasung," katanya.
Sementara itu, Bupati Agam, Indra Catri menambahkan, keberadaan hotel berbintang di Lubukbasung menambah kelengkapan pembangunan di pusat pemerintahan Agam, karena selama ini tidak ada hotel berbintang di Lubukbasung.
Dengan kondisi itu, kegiatan besar dan tamu yang berkunjung ke Agam, tidak bisa di Lubukbasung dan terpaksa di Bukittinggi.
"Saya memberikan apresiasi kepada Isman yang telah menginvestasi dananya di Lubukbasung," katanya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau warga untuk memelihara dan memanfaatkan hotel ini.
Ustaz Abdul Somad, mengatakan, keberadaan hotel syariah dalam menyelamatkan generasi muda dan membuat masyarakat senang, karena tidak menyediakan minuman keras, obat terlarang dan lainnya.
Keberadaan hotel syariah itu juga disenangi oleh pengunjung dari non muslim.
"Sudah 42 tahun menjadi ustad, baru hari ini saya ceramah di hotel syariah dan ikut meresmikan hotel itu," katanya.
Andaikan seluruh kabupaten dan kota ada hotel syariah, maka peredaran narkoba dan asusila akan berkurang.
Di dalam Hotel Sakura Syariah, tambahnya, ada Al Quran, arah kiblat, kaligrafi bertulisan Allah dan Muhammad.
"Ingat Allah di masjid dan rumah itu hal biasa, tetapi mengingat Allah di hotel itu sangat luar biasa," katanya. (*)
Pewarta : Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
