
1.000 Pasukan Disiapkan Amankan Pleno KPU Papua

Jayapura, (Antara) - Sebanyak seribu pasukan dari TNI dan Polri akan disiapkan untuk mengamankan pleno KPU Papua dengan agenda rekapitulasi perhitungan suara pilkada Papua. Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian di Jayapura, senin mengatakan, pasukan yang dikerahkan itu nantinya tersebar di Kabupaten dan Kota Jayapura serta Kabupaten Keerom. Dikatakan, selain mengerahkan anggota untuk mengamankan pihaknya juga berharap agar keenam kandidat dan para pendukung tidak mengerahkan massa saat pleno. "Para kandidat dan massa pendukungnya diharapkan tidak mengerahkan massa saat pleno," kata Tito. Menurut dia, selain meminta agar tidak dilakukan pengerahan juga pihaknya akan melakukan "sweeping" guna menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. Hal senada juga diharapkan Pejabat Gubernur Papua Constan Karma seusai rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda) Papua, seraya mengatakan, pleno yang akan dilaksanakan Rabu (13/2) di GOR Cenderawasih dapat berlangsung dengan aman. "Kami berharap pleno KPU Papua dapat berlangsung aman dan tertib," kata Pejabat Gubernur Papua Constan Karma. Pleno KPU dengan agenda rekapitulasi suara hasil pilkada Papua guna menetapkan satu dari enam calon gubernur dan wakil gubernur sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua periode 2013-2018. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
