Logo Header Antaranews Sumbar

Ketua DPD Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara

Jumat, 7 Juli 2017 18:17 WIB
Image Print
Oesman Sapta Odang. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang mendukung rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan untuk mendorong pemerataan pembangunan.

"Sah-sah saja wacana pemindahan itu. Lahan di Kalimantan juga masih luas, bisa jadi pusat pemerintahan," kata Oesman di Padang, Jumat.

Menurut dia, pemindahan ibu kota negara akan mendorong percepatan pembangunan di luar Jawa terutama Indonesia bagian timur, tidak saja infrastruktur, tetapi juga secara ekonomi.

"Dunia usaha juga dapat berkembang pesat di sana, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat juga," katanya.

Ia menilai pemindahan tidak akan terlalu membebani anggaran pendapatan dan belanja negara meskipun memang akan membutuhkan anggaran besar.

Wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, opsinya anta lain, Palangkaraya, kalimantan Tengah, masih menjadi polemik hingga saat ini.

Sebagian pihak mendukung wacana yang telah ada sejak zaman Presiden Soekarno tersebut karena dinilai bisa mendorong pembangunan Indonesia Timur.

Namun sebagian meminta pemerintah untuk berhati-hati melaksanakan wacana itu karena memindahkan pusat pemerintahan tak mudah dilakukan sehingga pengkajian harus dilakukan dengan sangat matang.

Munculnya nama Palangkaraya sebagai kandidat ibu kota negara merupakan gagasan Presiden Soekarno pada 1950-an.

Presiden pertama Indonesia itu bahkan pernah mengunjungi kota yang terletak di tengah-tengah Indonesia itu untuk meninjau kemungkinan pemindahan tersebut.

Sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, rencana pemindahan ibu kota muncul kembali karena dinilai adanya kebutuhan pembentukan pusat ekonomi baru.

Hal itu diperlukan agar kegiatan perekonomian Indonesia tidak hanya terpusat di Jawa. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026