Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes Dharmasraya Optimalkan Jumantik Cegah Demam Berdarah

Rabu, 10 Mei 2017 21:52 WIB
Image Print
Nyamuk.

Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat akan mengoptimalkan kader juru pemantau jentik (jumantik) untuk menekan angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk.

"Jumantik disebar ke sejumlah dusun untuk memastikan tidak ada jentik-jentik nyamuk yang berkembangbiak di tempat penampungan air warga," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Dharmasraya, Helmi Muslim di Pulau Punjung, Rabu.

Ia menambahkan para kader jumantik akan mendatangi rumah warga secara rutin setiap minggu, memeriksa dan memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak di tempat penampungan air, seperti bak mandi.

Ia menjelaskan para kader juga mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) saat musim hujan.

Menurut dia dalam perannya sebagai pembawa pesan kesehatan, para kader jumantik itu dapat menjadi solusi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Ia menyebutkan kader juga didorong untuk melakukan pencegahan DBD melalui tiga tahapan, yakni PSN 3M plus, pemberian larvanisasi, dan terakhir melakukan fogging.

"Jadi fogging itu langkah akhir, pencegahan awal lebih efektif dengan PSN 3M plus," katanya.

Ia menyebutkan saat ini kader jumantik sudah ada di setiap jorong atau dusun di daerah itu yang langsung di bawah pengawasan Puskesmas masing-masing Kecamatan.

Dinkes setempat mengemukan kasus DBD cenderung meningkat sejak dua tahun terakhir , pada 2015 ada 160 kasus DBD, dan pada 2016 meningkat menjadi 340 kasus. Sedangkan hingga Maret 2017 sudah delapan kasus.

"Situasi ini menjadi penting untuk dilakukan upaya pecegahan dan pengendalian DBD melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat," tambahnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026