Logo Header Antaranews Sumbar

Persisko Tanjabbar Terancam Tidak Berlaga

Jumat, 8 Februari 2013 06:54 WIB
Image Print

Jambi, (ANTARA) - Persisko Tanjabbar terancam tidak bisa tampil pada laga kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia karena belum melengkapi berkas administrasi pendaftaran pemai ke PT Liga Indonesia. Sekretaris Persisko Tanjabbar Yuki saat dihubungi membenarkan jika sampai Jumat (8/2)--batas waktu yang ditentukan oleh PT Liga Indonesia--manajemen Persisko belum melengkapi berkas administrasi pendaftaran pemain, tim tersebut terancam tidak bisa tampil. Sebelum adanya pengesahan pemain yang berhak tampil pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, maka semua pemain Persisko terancam tidak bisa berlaga. Hal ini juga dikatakan Darwis, staf administrasi PT Liga Indonesia (LI) bahwa Persisko belum melengkapi syarat administrasi berupa kontrak pemain, 'ITC' dan 'Kitas' pemain asing. Jika hingga Jumat besok (8/2) manajemen Persisko Tanjabbar tidak memenuhi persyaratan administrasi, PT LI tidak akan mengesahkan seluruh pemain Persisko. "Manajemen Persisko harus segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi pemain, paling lambat Jumat dan jika tidak, maka PT LI tak bisa mengesahkan pemain yang artinya Persisko tidak bisa mengikuti kompetisi putaran pertama," kata Darwis. Perseroan Terbatas (PT) LI mengakui tidak akan pilih kasih dalam hal ini. Semua klub diperlakukan sama menyusul pencoretan PSAB yang tidak kunjung memberikan konfirmasi hingga batas waktu yang ditentukan PT LI. "Jika sesuai batas waktu yang ditentukan tidak bisa kami penuhi, kemungkinan Persisko Tanjabbar bakal mengalami nasib yang sama dengan PSAB," kata Yuki lagi. Tim Persisko mengakui bahwa manajemen belum melengkapi persyaratan PT LI, bahkan hingga Kamis (7/2) belum ada arahan dari manajer terkait dengan kewajiban yang harus dipenuhi klub. "Memang sampai hari ini kami belum bisa memenuhi persyaratan yang diperintahkan PT LI karena belum ada arahan dari Pak Arief Munandar sebagai manajer, dan saya hanya administrator tim tak bisa berbuat banyak karena keputusan ada sama manajer," jelas Yuki. Beberapa hari lalu Manajer Persisko Tanjabbar sempat memunculkan wacana membatalkan kontrak pemain asing karena sampai sejauh ini kontrak pemain belum tuntas karena manajemen belum memiliki dana untuk membayar uang muka kontrak, apalagi untuk mengurus ITC dan Kitas pemain asing. "Wajar jika manajer sempat berwacana untuk membatalkan pemakaian pemain asing karena bakal membebani keuangan manajemen," kata Yuki. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026