
Bursa Saham Tokyo Dibuka Turun 1,38 Persen

Tokyo, (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo dibuka 1,38 persen lebih rendah pada Selasa, karena tanda-tanda ketidakstabilan politik di Italia dan Spanyol memperbarui kekhawatiran tentang krisis utang zona euro berlangsung lama. Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 155,11 poin menjadi 11.105,24 pada awal perdagangan. Kekhawatiran pasar atas ketidakstabilan politik zona euro datang menjelang Pemilu Italia pada 24-25 Februari, sementara Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menghadapi tuduhan korupsi yang ia bantah. "Konsensus pasar adalah bahwa stabilitas politik akan mendorong pelaksanaan langkah-langkah kebijakan yang diperlukan," Yoshihiro Okumura, manajer umum riset di Chibagin Asset Management, mengatakan kepada Dow Jones Newswires. Saham AS turun tajam, setelah data pemerintah menunjukkan pesanan industri naik kurang dari yang diperkirakan pada Desember sehingga terus menekan sentimen. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 129,71 poin (0,93 persen) menjadi berakhir pada 13.880,08. Para analis mengatakan bahwa Wall Street memang harus istirahat, setelah pada Jumat (1/2) ditutup di atas tingkat psikologis penting 14.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima tahun. Dolar tetap kuat terhadap yen di awal perdagangan Asia, dibeli 92,28 yen dibandingkan dengan 92,11 yen di New York pada Senin sore. Euro dibeli 124,67 yen dan 1,3510 dolar terhadap 124,28 yen dan 1,3503 dolar. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
