Logo Header Antaranews Sumbar

Program Indonesia Pintar Harus Tepat Guna

Sabtu, 17 Desember 2016 18:29 WIB
Image Print

Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Dewi Sutan Riska berharap uang beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dapat digunakan untuk kepentingan biaya pendidikan siswa agar pemanfaatannya tepat guna.

"Jangan sampai uang yang seharusnya membeli buku, tas, dan sepatu anak, bapak ibu belikan untuk kepentingan rumah tangga," kata Dewi dihadapan ratusan wali murid saat menyerahkan beasiswa PIP, di Pulau Punjung, Sabtu.

Penyerahan simbolis dilakukan Dewi Sutan di Aula SLTP 2 Pulau Punjung, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung kepada lima perwakilan siswa. Sedikitnya 350 siswa terbagi dalam 100 siswa SLTP 2 Pulau Punjung dan 200 Siswa SMK 1 Pulau Punjung menerima beasiswa tersebut.

Dia berharap, dengan adanya bantuan beasiswa itu dapat membantu membeli keperluan sekolah sehingga mereka bisa terus melanjutkan pendidikannya.

"Kami minta beasiswa ini dapat dipergunakan dengan baik, sehingga menghasilkan prestasi yang dapat membanggakan orang tua, guru serta bangsa dan Negara," ujarnya.

Sebelumnya, sedikitnya 2.864 siswa Kabupaten Dharmasraya menerima beasiswa program Indonesia pintar (PIP) pada 2016. Beasiswa tersebut merupakan realisasi pokok-pokok pikiran anggota DPR RI Fraksi PDI-P Alek Indra Lukman.

"Total siswa yang menerima beasiswa sebanyak 2.864, terdiri dari 585 siswa Sekolah Dasar (SD), 907 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), 700 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), dan 667 siswa Sekolah Menengah Kejujuran (SMK)," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Dharmasraya, Budi Waluyo.

Ia menjelaskan, besaran uang yang diterima untuk setiap siswa juga berbeda, siswa kelas 1 SD mendapatkan Rp250, kelas 2 sampai kelas 6 mendapatkan Rp350 ribu per siswa.

Kemudian, lanjutnya, siswa kelas 1 SLTP menerima Rp375 per siswa, siswa kelas 2 SLTP Rp750 ribu per siswa, untuk SLTA kelas 1 siswa mendapatkan Rp500 ribu, dan siswa kelas 3 SLTA/Sederajat mendapatkan Rp1.000.000.

Salah seorang wali murid Rawaida (41), mengatakan, mengucapkan terima kasih dengan perhatian pemerintah melalui PIP yang ia nilai sangat membantu untuk keperluan pendidikan anaknya.

"Sangat bermanfaat, terima kasih pak bupati, terima kasih pak Indra Lukman, dan terima kasih pak presiden," ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026