
Pasangan Usia Subur Padang Panjang Periksa IVA
Senin, 14 November 2016 17:24 WIB

Padang Panjang, (Antara Sumbar) - Sebanyak 100 orang pasangan usia subur yang ada di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mendeteksi indikasi penyakit kanker serviks.
"Pemeriksaan ini untuk mengetahui sejak dini indikasi penyakit kanker serviks pada pasangan usia subur," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Rio Akhadanelly di Padang Panjang, Senin.
Kanker serviks (kanker leher rahim) merupakan kanker yang banyak menyerang wanita dan merupakan masalah kesehatan yang penting bagi wanita di seluruh dunia.
Saat ini kanker serviks menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang wanita di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara yang sedang berkembang.
"Kanker serviks juga merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan yang terkait dengan kanker," ujarnya.
Faktor risiko terjadinya kanker serviks, sebutnya perilaku seksual usia pertama kali berhubungan seks atau pernikahan pertama kali, jumlah Paritas, Merokok, trauma kronis pada serviks seperti persalinan, infeksi, dan iritasi menahun dan lainnya.
Untuk Padang Panjang sendiri selama ini terangnya, tidak begitu berkembang penyakit kanker serviks itu, untuk itu melalui pemeriksaan IVA yang dilakukan saat ini bisa mengetahui sejak dini akibat dan penyebab kenker serviks tersbut.
Salah seorang pasangan usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA Arneli menyambut baik pemerikasaan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan tersebut.
"Penyakit kanker serviks terkenal mematikan, maka dari itu deteksi dini harus kami lakukan sebagai seorang wanita agar tidak menjadi penyebab kematian dikemudian hari," katanya.
Anggota DPRD Padang Panjang Hendra Saputra kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan itu merupakan untuk menjaga kaum wanita daerah itu dari penyakit yang metaikan itu.
"Edukasi dan penyuluhan serta mendeteksi dini potensi berkembangnya kanker serviks di Padang Panjang harus dilakukan, kalau bisa secara berkala," ujarnya. (*)
Pewarta: Zulham Beni Kusuma
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
