
Legislator: Posisi PTAIN Strategis untuk Pembangunan Bangsa
Senin, 31 Oktober 2016 16:07 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Deding Ishak mengatakan Institut Agama Islam Negeri maupun Universitas Islam Negeri yang merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri memiliki posisi strategis untuk pembangunan bangsa.
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan silaturahim yang dilakukan antara Komisi VIII DPR-RI dengan pihak IAIN Imam Bonjol Padang dan pihak Kanwil Kemenag Sumatera Barat (Sumbar) di Aula Mansur Dt Nagari Basa Lubuak Lintah Padang.
"STAIN, IAIN maupun UIN memiliki posisi yang strategis dan mempunyai kontribusi tersendiri dalam pembangunan karakter bangsa," katanya.
Menurut dia negara saat ini sedang membutuhkan orang yang akan membenahi segala permasalahan seperti adanya krisis akhlak dan jati diri.
"Sekarang ini sedang terjadi banyak krisis, seperti krisis nasionalisme, krisis jati diri, krisis akhlak dan juga krisis moral," katanya.
Selanjutnya ia mengatakan selama ini IAIN maupun UIN selalu berupaya untuk mencetak lulusan-lulusan yang akan menyeimbangkan kehidupan di tengah-tengah masyarakat.
Hal ini menurut Deding karena IAIN tidak hanya mencetak sarjana yang hanya memahami persoalan agama, akan tetapi juga memahami persoalan-persoalan lain.
"Lulusan IAIN merupakan orang-orang yang memahami agama dan juga mengerti dengan ilmu-ilmu yang bersifat umum," ujarnya.
Senada, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman mengatakan keberadaan IAIN sebagai salah satu perguruan tinggi agama Islam di Sumbar bertujuan untuk menghasilkan kalangan intelektual yang mapan dalam bidang agama dan juga ilmu umum.
"IAIN merupakan lembaga perguruan tinggi yang memiliki orientasi untuk melahirkan kaum-kaum intelektual yang tidak hanya mapan dalam ilmu agama tapi juga dalam ilmu-ilmu umum," katanya. (*)
Pewarta: Syahrul Rahmat
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
