PPIH Mekkah Shalat Gaib untuk Maftuh Basyuni

id Arsyad Hidayat

PPIH Mekkah Shalat Gaib untuk Maftuh Basyuni

Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat. (Antara)

Mekkah, (Antara Sumbar) - Keluarga besar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekkah menggelar shalat gaib bagi Menteri Agama periode 2004-2009, Muhammad Maftuh Basyuni, yang wafat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Selasa, pukul 18.30 WIB.

"PPIH Daker Mekkah mengucapkan bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas wafatnya Dr. KH Maftuh Basyuni, Mantan Menag RI. Mudah-mudahan seluruh amal kebaikan, baik fisik atau non fisik, diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," ujar Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat, Selasa malam waktu Arab Saudi.

Ia mengatakan PPIH Daker Mekkah melakukan salat gaib secara serentak setelah Salat Magrib baik di Kantor Daker maupun Sektor sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada mantan pimpinan tertinggi di Kementerian Agama itu.

"Kita tahu betul bahwa beliau banyak jasa-jasanya untuk pengembangan dan peningkatan pelayanan bagi jamaah haji," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Ali Rohmad PPIH Arab Saudi telah meminta Kasi Bimbingan Ibadah dan Pengawasan Kelompok Bimbingan untuk membuat surat edaran ke seluruh pembimbing di masing-masing sektor untuk melaksanakan salat gaib.

"Teknisnya, sebelum kegiatan penyampaian ceramah pada kegiatan visitasi bimbingan ibadah, dilaksanakan salat gaib berjamaah dan doa bersama," katanya.

Selama penyelenggaran ibadah haji, Seksi Bimbingan Ibadah Daker Makkah secara berkala melakukan visitasi kepada jamaah di setiap pemondokan jamaah haji, setelah Salat Dzuhur dan Salat Magrib.

Kegiatan ini diampu oleh enam orang konsultan bimbingan ibadah yang terdiri dari para dosen di UIN dan IAIN. "Jadwal salat gaib menyesuaikan dengan jadwal visitasi," katanya.

Muhammad Maftuh Basyuni lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 4 November 1939. Lulusan Universitas Islam Madinah Arab Saudi ini pernah pula menjabat sebagai Sekretaris Negara di era Pemerintahan Presiden Gus Dur.

Maftuh Basyuni meninggal setelah dilakukan penyinaran penyakit kanker di sekitar paru-paru.

Sebelum dimakamkan di TMP Kalibata, pada Rabu (21/9), jenazah akan disalatkan di Masjid At-Tin, Komplek TMII, Jakarta Timur. Jenazah saat ini berada di rumah duka, Jalan Pengadegan Barat No 12 Kecamatan Pancoran, Jakarta. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar