Logo Header Antaranews Sumbar

Pendaftran JPT Pasaman Barat Sepi Peminat

Kamis, 15 September 2016 08:57 WIB
Image Print
Ilustrasi, lelang jabatan. (Antara)

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pendaftaran seleksi terbuka untuk jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama eselon II.b di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), masih kurang peminat meskipun sudah dibuka sejak 5 September 2016.

Informasi yang dihimpun di Simpang Empat, Kamis, menunjukan meskipun sudah banyak mengurus izin mengikuti seleksi namun yang mendaftar ke sekretariat baru dua orang.

Kedua orang yang mendaftar itu adalah Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Barat, Syahnan yang mendaftar di Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Pertamanan (BLHKP).

Kemudian, Bry Esvery Kananda yang saat ini staf di RSUD, mendaftar ditiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni di BLHKP, Dinas Kesehatan dan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP).

Ketua Sekretariat Pansel pada BKD dan Diklat Pasaman Barat, Susilawati membenarkan baru dua orang yang mendaftar ke bagian sekretariat.

"Sepinya pendaftaran ini mungkin jadwal pendaftaran masih panjang karena masih banyak yang mengurus persyaratan," ujarnya.

Ia menambahkan pendaftaran masih panjang sampai 26 September 2016 nanti.

"Persyaratan harus lengkap dan bisa dilihat di pengumuman pada website http://www.bkd.pasamanbaratkab.go.id," sebutnya.

Menurutnya seleksi ini terbuka untuk umum. Siapa saja abdi negaranya di Indonesia boleh ikut mendaftar. Pendaftar boleh mendaftar maksimal memilih tiga SKPD.

Bupati Pasaman Barat, Syahiran menjelaskan pihaknya membuka pendaftaran saat ini untuk 27 eselon II.b.

Namun masih ada dinas yang belum diseleksi seperti Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Dukcapil dan Dinas Sosnakertrans.

"Dinas yang belum seleksi terbuka akan segera menyusul," katanya.

Ia menegaskan seleksi terbuka dilakukan secara terbuka dan transparan.

Ia berharap melalui seleksi terbuka maka akan terpilih kepala dinas/badan dan asisten yang benar-benar memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai bidangnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri mengatakan, hingga saat ini ada sekitar 15 orang yang telah meminta persetujuan kepada dirinya untuk ikut mendaftar Eselon II.b.
Tapi apakah mereka sudah mendaftar, dirinya tidak mengerahuinya.

"Kepada ASN, silahkan saja mendaftar. Setelah mengikuti tahapan seleksi nanti. Hasil terakhir akan diserahkan ke bupati untuk menentukan siapa yang layak diberikan amanah," lanjutnya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026