
Bos Bayern Minta Permainan Timnya Diperbaiki

Berlin, (ANTARA/AFP) - Meski Bayern Munich menang 2-0 atas tuan rumah VfB Stuttgart yang membuka selisih 11 poin di puncak klasemen Liga Jerman pada Minggu, direktur olahraga Matthias Sammer masih menginginkan timnya mengembangkan permainannya. Setelah penampilan tidak impresif di babak pertama, Bayern bangkit melalui penyerang Kroasia Mario Mandzukic yang memaksimalkan kesalahan barisan pertahanan Stuttgart untuk mencetak gol pertama, sebelum memberi umpan kepada Thomas Mueller untuk mencetak gol kedua. Namun Sammer yang menyaksikan timnya berjuang keras untuk dapat menang 2-0 sepekan sebelumnya saat menjamu tim juru kunci Greuther Fuerth, berkata bahwa Bayern harus melakukan lebih. "Kami harus mendapatkan ritme kami sesegera mungkin," kata Sammer. "Saat kami melawan Greuther Fuerth, kami tampil bagus, namun 'bagus' tidak cukup untuk menjalani separuh sisa musim." Ketika komentar-komentar Sammer terdengar begitu keras meski timnya meraih dua kemenangan meyakinkan, Bayern masih memiliki pertandingan berat yang harus dimainkan, yakni laga tandang ke Mainz dan Wolfsburg, yang mengapit laga kandang menjamu Schalke 04, sebelum mereka bermain melawan Arsenal di Liga Champions. Pelatih Jupp Heynckes mengatakan dirinya gembira dengan penampilan anak asuhnya di babak kedua, setelah ia melontarkan kata-kata keras saat turun minum. "Kami bermain lebih baik daripada saat melawan Fuerth," kata pria 67 tahun ini, yang akan mengundurkan diri pada akhir musim untuk digantikan oleh mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola. "Pada babak pertama kami kurang cerdas, tekun, dan determinasi pada operan-operan akhir." "Saya mengeluhkannya saat turun minum dan kami menaikkan perseneling pada babak kedua ketika Stuttgart mulai melakukan kesalahan-kesalahan." Setelah memenangi delapan pertandingan pembuka liga mereka, Bayern memecahkan rekor lain di kandang Stuttgart saat mereka hanya kemasukan tujuh gol dari 19 pertandingan pertamanya. Pencetak gol Mueller mengatakan tim Bavaria ini perlu belajar bersabar saat melawan tim-tim dengan pola pikir bertahan, yang berjuang keras menahan serangan Bayern yang bertabur pemain bintang. "Kami perlu terbiasa untuk tidak selalu memimpin 3-0 pada babak pertama, pertandingan-pertandingan sepak bola berlangsung lebih lama dan kami perlu bersabar," ucapnya. "Kami menghukum kesalahan-kesalahan mereka dengan unggul 2-0," katanya menambahkan. Stuttgart harus kehilangan penyerang Austria Martin Harnik yang diusir keluar lapangan pada sepuluh menit terakhir akibat menerima kartu kuning setelah ia melakukan pelanggaran keras terhadap Franck Ribery. "Tentu saja, Bayern lebih banyak menguasai bola dan mendominasi," kata pemain Stuttgart Christian Gentner. "Kami membuat kesalahan-kesalahan sederhana di momen-momen krusial, yang merugikan ketika Anda bermain melawan Bayern Munich," katanya. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
